Indah S Tantular, Pakar Parasitologi Kelahiran Surabaya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Feri Fenoria

“Upaya pencegahan dan penanggulangan malaria merupakan tanggungjawab kita semua. Penemuan dini penderita, diagnosa cepat malaria dan pengobatan tepat, merupakan langkah awal menuju Eliminasi Malaria. Mari Wujudkan Bersama: Indonesia Bebas Malaria,”

UNAIR NEWS – Kompetensi Prof. Indah S. Tantular sebagai pakar parasitologi, sangat kapabel dan tak terbantahkan. Selain ahli secara keilmuan, ia bersama tim berhasil mengembangkan alat berupa mobile diagnosis cepat malaria on site, yang merupakan modifikasi Mikroskop Fluoresens menggunakan lampu LED (lihat foto). Sedangkan inovasinya tentang “Modifikasi Mikroskop Fluoresens untuk Diagnosa Cepat Malaria” itu juga sudah mendapat Paten No. P00201000244 yang dipublikasikan dengan Nomor Publikasi 051.4628 A pada 6 Oktober 2011.

Mikroskop Fluoresens itu bisa dioperasionalkan cukup dengan AC/ DC, genset, bahkan accu mobil, dan cukup dengan waktu 1-2 menit saja sudah bisa mendiagnosa secara cepat, tepat dan akurat seseorang menderita malaria atau tidak. Jadi sangat mudah digunakan di daerah perifer, karena ringan, mudah dijinjing kemana diperlukan. Kemudian alat itu diinovasi lagi dengan menggunakan lampu LED, sehingga lebih murah, tahan lama, dan mudah digunakan tanpa harus menggunakan AC/DC atau accu.

Indah S Tantular, Pakar Parasitologi Kelahiran Surabaya

Hasil inovasi tersebut dapat memberikan konstribusi kepada pemerintah dalam program pengendalian dan pembasmian malaria di Indonesia. Alat diagnosis cepat malaria ini sangat sederhana, ringan, compact dan praktis, dapat digunakan dimana saja dan kapan saja. Sebagai seorang ilmuwan ahli parasitologi, bisa dilihat dari banyaknya penelitian dan publikasi ilmiah yang ditulis, baik tingkat nasional dan internasional. Kemudian, dua hak paten sudah dihasilkan, keduanya mengenai sesuatu yang berkaitan dengan keilmuannya.

Satu hak paten lagi yang sudah dicatatkan oleh Guru Besar Departemen Parasitogi Fakultas Kedokteran UNAIR dan peneliti Institute of Tropical Disease (ITD) UNAIR ini, adalah tentang ”Atlas Parasitologi Kedokteran” yang diajukan bersama enam penulis (Desember 2011). Dua buku sudah dihasilkan, yaitu “Buku Dasar Parasitologi Klinik” (Bersama) diterbitkan FKUI, dan “Atlas Parasitologi Kedokteran” (bersama) diterbitkan EGC Penerbit Buku Kedokteran.

Boleh dikata, kepakaran Prof. Indah ini mewarisi ayahandanya, Prof. Dr. K. Tantular, dr., Sp.MK., Sp.Par(K) yang menekuni bidang yang sama. Pengakuan internasional atas kompetensinya ini bisa dilihat dari aktivitas seminar, simposium, dan workshop di berbagai negara. Bahkan saat ini masih sebagai peer reviewer “Nepal Medical College Journal (NMCJ) sejak tahun 2006, kemudian sebagai reviewer pada ”Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease” sejak 2009 hingga sekarang. (*)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu