Cerita KKN Mandiri di Lampung Disiplinkan Warga Lakukan Protokol Kesehatan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

UNAIR NEWS – “Dalam program KKKN BBM KE-62 ini saya melakukan secara mandiri di daerah asal saya. Program yang saya usung sesuai dengan situasi, yakni mengatasi Covid-19 dengan menawarkan konsep desa tangguh,” ujar Annisa Sekar Danamonika pada Kamis (30/7/2020).


Diketahui, Annisa melangsungkan kegiatan KKN secara mandiri di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung. Menurut pengakuannya, ia mengusung program “Desa Tangguh Covid-19”, di mana program tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan pandemi covid-19.


Berdasarkan Keputusan Menteri Desa No. 63 tahun 2020 tentang Protokol Normal Baru Desa, upaya yang dilakukan Annisa dalam kegiatan KKN ini dengan memberikan solusi untuk menekan laju penyebaran covid-19 melalui program KKN guna menuju kebiasaan baru yang di dalamnya berisi rangkaian kegiatan edukasi sistem kebiasaan baru, dengan memberikan sosialisasi untuk menjaga pola hidup sehat.


“Selama KKN, saya telah membagikan masker dan stiker pencegahan Covid-19 dengan sistem door to door di beberapa bagian wilayah Desa Tanjung Raya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pandemi dan penerapan protokol kesehatan,” terangnya.


Selain sosialisasi dan pembagian masker yang dilakukan secara door to door, terdapat pengarahan terhadap beberapa pemangku yang terdapat di Desa Tanjung Raya. Tujuannya supaya dapat menjangkau masyarakat lebih luas, sehingga diharapkan seluruh masyarakat dapat memahami dengan baik perihal pandemi.


“Terdapat juga lomba mewarnai dan praktik PHBS cuci tangan untuk anak-anak di Desa Tanjung Raya. Kompetisi ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencuci tangan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Annisa, masyarakat Tanjung Raya diajak untuk turut menanam toga, tujuannya supaya dapat digunakan untuk obat sakit ringan. Penanaman toga dilakukan dengan teknik penanaman vertikultur yang memanfaatkan botol bekas sebagai tempat menanam.

“Tak hanya memberikan kesan estetika, metode vertikultur dipilih dengan alasan mudah dilakukan. Tentunya juga dapat meminimalisir penumpukan sampah,” imbuhnya.


Pesan Annisa, semoga dengan terlaksananya kegiatan KKN Mandiri olehnya dapat memberikan manfaat dan membantu pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu, program yang ia lakukan selama KKN juga dapat diterapkan oleh warga secara berkala, mengingat situasi pandemi yang tak kunjung reda hingga kini.(*)

Penulis: Muhammad Wildan Suyuti
Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

Feri Fenoria Rifai

Feri Fenoria Rifai

Leave Replay

Close Menu