Edukasi Penghijauan, KKN Dusun Kandangan Ajak Warga Tanam Bibit

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Bersama dengan perwakilan dinas kehutanan Kabupaten Nganjuk, tim KKN menanam bibit buah di tepi sungai pada Jumat (17/07/20). (Dok. Tim KKN)

UNAIR NEWS – Lahan kosong yang tidak dimanfaatkan dapat memberikan dampak buruk bagi lingkungan terutama daerah tepi sungai. Diketahui pesisir sungai sangat rentan dengan erosi bila tidak ada tanaman sebagai penguat tanah.

Dari permasalahan tersebut, enam mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-62 Dusun Kandangan, Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur mengadakan pembibitan buah di wilayah Dusun Kandangan pada Jumat (17/07/20).

Ana Kharisma selaku anggota tim KKN menuturkan bahwa kegiatan tersebut bekerja sama dengan perangkat dinas kehutanan, karang taruna, dan anak-anak Dusun Kandangan. Program terebut mengajak anak-anak sebagai media edukasi menanam dan mencintai lingkungan.

Buah dipilih karena cocok dan dapat dibudidayakan dengan mudah. Setelah mengajukan proposal ke dinas kehutanan, sambungnya, pihak dinas memberikan 300 lebih bibit buah. Bibit-bibit tersebut akan ditanam di lahan kosong dan area tepi sungai.

“Dari dinas kami memperoleh 300 lebih bibit tanaman buah, yang sebenarnya kami mendapat tawaran untuk mengambil 1000 bibit namun karena keterbatasan tenaga dan proses pencabutan bibit yang cukup susah jadi kami menggambil 300 bibit,” tutur mahasiswa Fisika tersebut.

Bibit yang telah dicabut tidak langsung dibagikan kepada masyarakat, tetapi melalui proses perawatan terlebih dahulu. Proses tersebut, meliputi penggantian media tanam tanah dan polybag hingga penyiraman. Setelah dipastikan bibit dalam kondisi segar baru dilakukan proses penanaman dan pembagian kepada masyarakat.

Menurutnya Ana, antusias dari tokoh masyarakat sangat tinggi dengan adanya program tersebut. Masyarakat merasa senang dengan adanya hal baru yang mudah dipelajari dan terbantu.

“Perangkat desa dan masyarakat mendukung program kerja kami dari proses perizinan, pencabutan, dan penanaman. Dan yang terpenting adalah antusias masyarakat untuk bersama-sama berkomitmen menjaga dan merawat bibit yang telah ditanam hingga tumbuh berbuah dan membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Asthesia Dhea Cantika

Editor : Binti Q Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu