Beban Penyakit Ginjal Kronik dalam Skala Global, Regional, dan Nasional Tahun 1990-2017

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi gagal ginjal kronik. (Sumber CNN Indonesia)

Latar belakang perencanaan sistem kesehatan memerlukan penilaian epidemiologi penyakit ginjal kronis (CKD), tetapi data untuk angka kesakitan dan angka kematian akibat penyakit ini masih tergolong langka atau tidak ada di banyak negara. Penelitian kolaborasi internasional ini memperkirakan beban CKD serta beban penyakit kardiovaskular dan asam urat yang disebabkan oleh gangguan fungsi ginjal dalam level  regional, nasional, dan global di tahun 2017.

Kami menggunakan istilah CKD ini untuk merujuk pada angka kesakitan dan angka kematian yang dapat secara langsung dikaitkan dengan semua tahapan CKD. Istilah gangguan fungsi ginjal digunakan untuk kondisi yang mengacu pada risiko tambahan CKD dari penyakit kardiovaskular dan asam urat. Sumber data utama yang kami gunakan adalah publikasi literatur, sistem registrasi vital, pendaftar penyakit ginjal stadium akhir, dan survei rumah tangga.

Perkiraan beban CKD yang dibuat meliputi angka kejadian lama, angka kejadian baru, tahun hidup dengan kecacatan, kematian, tahun-tahun kehidupan yang hilang, dan tahun-kehidupan yang disesuaikan dengan disabilitas (DALY) akibat penyakit CKD. Pendekatan penilaian risiko komparatif digunakan untuk memperkirakan proporsi penyakit kardiovaskular dan asam urat yang disebabkan oleh gangguan fungsi ginjal.

Temuan Secara global pada tahun 2017 menunjukkan bahwa 1,2 juta orang meninggal akibat CKD. Secara global, semua tingkat kematian akibat CKD pada segala usia meningkat sebesar 41,5% antara tahun 1990 dan 2017, meskipun tidak ada perubahan signifikan dalam angka kematian berdasarkan usia. Pada tahun 2017, tercatat 697, 5 juta kasus CKD pada semua-tahap perkembangannya, dengan prevalensi global tercatat sebesar 9, 1%. Secara global pada semua usia, prevalensi CKD meningkat 29,3% sejak 1990, sedangkan prevalensi terstandar usia tetap stabil. CKD menghasilkan 35, 8 juta DALY pada tahun 2017, dengan nefropati diabetik terhitung hampir sepertiga dari DALYs.

Sebagian besar beban CKD terkonsentrasi di tiga kuintil terendah dari Indeks Sosial-demografis (SDI). Tercatat 1,4 juta kematian yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular disebabkan oleh gangguan fungsi ginjal. Penyakit ginjal memiliki efek besar pada kesehatan secara global, baik sebagai penyebab langsung kesakitan dan kematian global maupun sebagai faktor risiko penting untuk penyakit kardiovaskularjantung dan pembuluh darah. CKD sebagian besar dapat dicegah dan diobati sehingga patut mendapat perhatian lebih besar dalam pengambilan keputusan bagi kebijakan kesehatan global, terutama di lokasi dengan SDI rendah dan menengah. (*)

Penulis: Ninuk Hariyani

Artikel lengkapnya dapat dilihat melalui link berikut ini:

https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)30045-3

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).