Remitansi Diaspora Nigeria dan Ethiopia; Keterikatan, Reformasi Kebijakan dan Pengurangan Kemiskinan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Mina News

Diasporas adalah aktor transnasional yang dapat terlibat dalam bermain peran kunci untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan di negara-negara berkembang seperti Nigeria dan Ethiopia. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi peran potensial Diaspora Nigeria dan Ethiopia dalam proses mendorong perkembangan ekonomi yang sedang berlangsung di negara mereka asli.

Artikel ini berusaha menyoroti: 1) potensi keterlibatan kontribusi diaspora Nigeria dan Ethiopia terhadap kemajuan ekonomi dan pengurangan kemiskinan dan peran penting mereka pengiriman uang untuk mempercepat  pertumbuhan ekonomi, (2) inisiatif utama diambil oleh pemerintah Ethiopia untuk menarik dan melibatkan diaspora-nya, (3) reformasi kebijakan pemerintah untuk menarik diaspora dan (4) keadaan yang menghambat keterlibatan potensial diaspora. Studi saat ini memilih metodologi campuran dan data yang dikumpulkan melalui sumber dan kuesioner sekunder untuk mengevaluasi peran Diasporas dan dampak pengiriman uang mereka pada ekonomi Nigeria dan Ethiopia. Selain itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa, kelemahan kelembagaan dan struktural dari kedua negara dan politik identitas diaspora cenderung untuk bermain peran besar dalam menghambat potensi keterlibatan diaspora mereka perkembangan negara mereka. Studi ini menyarankan beberapa rekomendasi kebijakan untuk pemerintah Nigeria dan Ethiopia.

Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi peran potensial Diasporas Afrika, dengan fokus tentang Ethiopia dan Nigeria, dalam mendorong pembangunan ekonomi yang sedang berlangsung di tanah air mereka. Meskipun ada berbagai penelitian yang dilakukan pada masalah terkait diaspora, ada kesenjangan dalam literatur yang tersedia. Di luar, menjembatani kesenjangan, makalah ini menyoroti: pertama, potensi keterlibatan diaspora Afrika (Ethiopia dan Nigeria dalam kasus ini) kontribusi untuk kemajuan ekonomi dan pengurangan kemiskinan serta peran penting dari pengiriman uang mereka untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kedua inisiatif pemerintah Ethiopia dan Nigeria. dan reformasi kebijakan untuk menarik diaspora dan, ketiga keadaan yang menghambat diaspora potensi keterlibatan di tanah air mereka.

Sejumlah masyarakat Nigeria dan Ethiopia memanfaatkan sejumlah saluran formal dengan mengirim atau menerima uang. Namun, masih ada persentase baik yang masih memilih untuk mengirim atau menerima uang melalui saluran informal. Konsensus luar biasa dari responden menunjukkan pengiriman uang diaspora membantu meningkatkan ekonomi Nigeria dan Ethiopia. Pengiriman uang ini mengalir ke kedua negara yang dapat menyebabkan berkurangnya kemiskinan utamanya ketika disalurkan ke investasi di sektor pendidikan, listrik, infrastruktur di antara yang lain yang pada gilirannya mempekerjakan anggota masyarakat. Satu hal yang menarik dari penelitian adalah kenyataan bahwa ada kekosongan komunikasi antara Nigeria dan Pemerintah Ethiopia serta warga negaranya di diaspora dalam kebijakan dan pelibatan.

Mengingat hal itu, berikut ini rekomendasi yang dapat dimanfaatkan Diaspora dengan baik untuk kepentingan semua pihak. Pembuat kebijakan pemerintah Nigeria dan Ethiopia harus meminjam lembaran dari negara lain yang telah berhasil menggunakan Diaspora mereka sebagai alat ekonomi untuk memperbaiki negara mereka. Ini termasuk negara-negara seperti Cina, India, Filipina diantara yang lain. Karena diaspora juga merupakan aktor transnasional, organisasi internasional seperti INGO dan LSM harus membantu menghubungkan pemerintah dan Diaspora. Di samping itu, kementerian pemerintah dibebani dengan tanggung jawab untuk berinteraksi dengan Diaspora seperti Kementerian Luar Negeri, kedutaan dan konsulat harus memanfaatkan saluran komunikasi langsung dan kurang birokratis seperti aktif di media sosial. Hal ini akan membantu interaksi lebih baik dengan anggota Diaspora.

Penulis: Muhammad Saud

Informasi detail tentang penelitian ini dapat dilihat di:

https://doi.org/10.1080/21632324.2020.1742975

Tadelech Bubamo, Silas Oghenemaro, Muhammad Saud, Baiq Lekar Sinayang Wahyu Wardhani. 2020. Nigeria and Ethiopian Diaspora remittances; engagement, policy reforms and poverty reduction. Jornal Migration and Development.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu