900 Bingkisan Lebaran untuk Mahasiswa yang Tidak Mudik

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

UNAIR NEWS – Tepat pada hari ketiga bulan Syawal, Universitas Airlangga menyelenggarakan halalbihalal bersama 50 perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas. Acara tersebut juga diikuti civitas akademik UNAIR melalui Zoom dan channel Youtube UNAIR.
Acara yang berlangsung pada Selasa (26/5/2020) di Aula Garuda Mukti Gedung Rektorat Kampus C UNAIR itu dihadiri oleh Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih, S.E., M.T., A.k., CMA, beserta jajarannya, Direktur Kemahasiswaan Dr. M. Hadi Subhan, dan perwakilan mahasiswa.


Dalam sambutannya, Prof. Nasih mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri pada seluruh mahasiswa. Ia juga memberikan motivasi supaya mahasiswa tetap semangat dan tidak dilanda stres meski berlebaran jauh dari keluarga.


“Selama 30 tahun saya juga belum pernah sholat ied di kampung halaman. Sebenarnya juga rindu, tapi karena ada kewajiban di sini ya harus dijalani,” celetuknya.


Sebenarnya, lanjut Prof. Nasih, pasti nanti akan banyak cerita inspiratif, pengalaman Idulfitri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Maka dari itu, mari ambil hikmahnya dan biarkan menjadi catatan dari sejarah kehidupan.


Semoga Ramadan ditengah pandemi, ungkap Prof Nasih, hanya terjadi sekali ini. Semoga ke depan dapat berjalan normal, supaya dapat bersua dengan keluarga dan sanak saudara. Sementara ini, rindunya ditahan dulu, akan ada saatnya untuk melepaskan rindu itu.


“Jangan pernah terlampau stres, jika ada keluhan maka sampaikan saja. Nanti kita selesaikan bersama, karena di sini kita akan saling bahu-membahu,” ujarnya.


Menurut Prof. Nasih, mahasiswa tidak boleh lengah, namun harus tetap kuat dan senantiasa menjaga imunitas tubuh. Meskipun di kos-an tidak boleh bermalas-malasan, tetap produktif dan olahraga, jangan biarkan hari berlalu dengan kehampaan.


“Jika keluarga kalian terdampak Covid-19 dan kena PHK, maka segeralah ajukan banding UKT, kalau bisa secepatnya. Nanti pihak rektorat akan memberikan keringanan UKT seperti yang sudah-sudah,” jelasnya.


“Misalkan stock indomie kalian habis, ndakpapa ngomong aja, nanti akan saya buatkan dan kita makan bareng,” canda Prof. Nasih.


Sementara itu, Hadi menjelaskan bahwa pihak UNAIR telah memberikan subsidi kuota untuk seluruh mahasiswa dan sudah berjalan dua bulan. Menurutnya kuota tersebut dapat di alokasikan untuk keperluan kuliah daring.


“Selain itu ada juga logistik untuk mahasiswa bidikmisi yang sudah tersalurkan beberapa hari yang lalu. Selebihnya, 900 bingkisan lebaran hari ini akan dibagikan pada mahasiswa sesuai jadwal, supaya tidak membentuk keumunan,” katanya.


Salah seorang mahasiswa Pascasarjana dari Pakistan bernama Shahzad Shoukat menyampaikan bahwa Ini merupakan perjalanan yang luar biasa di Indonesia. Ia datang ke Surabaya pada Januari 2020.


“Saya telah mempelajari lagu kebangsaan Indonesia Raya yang luar biasa. Selain itu, teman-teman di sini juga sangat baik. Alhasil saya menjadi sangat nyaman dan betah berada disini,” tuturnya.

Shazad berharap pandemi akan cepat berlalu. Dan, jika liburan telah tiba, ia berharap bisa berkeliling menikmati indahnya alam Indonesia sembari mengabadikan momen. (*)

Penulis: Muhammad Wildan Suyuti
Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu