Peduli COVID-19, Pertamina dan Hiswana Migas berikan Bantuan APD dan Voucher BBM untuk Tenaga Medis Rumah Sakit

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
pemberian PAD secara simbolis yang diberilkan oleh Pertamina (Persero) Marketing Offocer V dan Hiswana Migas Jatimbalinus kepada Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA. (Foto: Agus Irwanto)

UNAIR NEWS –  Gotong-royong menanggulangi COVID-19 terus ditunjukkan sejumlah pihak. PT Pertamina (Persero) Marketing Officer Region V Surabaya dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Jatimbalinus menyalurkan sejumlah APD untuk tiga rumah sakit, voucher pertamax dan paket ganti oli gratis untuk kendaraan para medis. Rumah sakit itu di antaranya Rumah Sakit Universitas Airlangga, Rumah Sakit dr. Soetomo dan Rumah Sakit Husada Utama.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ismed Jauhar selaku Ketua DPD V Hiswana Migas dan Rustam Aji selaku Unit Manager Communication dan CSR Marketing Operation V Surabaya kepada Rektor Universitas Airlangga (UNAIR) Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA. Dalam hal ini, Pertamina dan Hiswana Migas mencoba bersinergi untuk membantu para tenaga medis dalam memberika kebutuhan APD guna menanggulangi COVID-19.

Ismed Jauhar mengatakan pemberian donasi itu dilakukan secara merata di seluruh kabupaten kota di Jawa Timur salah satunya Surabaya. Pemberian donasi ini diharapkan bisa terdistribusi di setiap wilayah hingga nasional. Adapaun APD yang disalurkan ke RSUA meliputi 240 pcs baju hazmat, 60 pcs masker KN-95, 350 pcs face shield, dan 50 pcs kacamata medis google. Sedangkan Rumah Dr. Soetomo meliputi 1280 baju hazmat, 200 pcs masker kN-95, 350 pcs face shield, 50 pcs kacamata medis google dan Rumah Sakit Husada 45 pcs baju hazmat, 5 kardus masker KN-95 dan 49 pcs kacamata medis google.

“Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dalam membantu tenaga medis rumah sakit. Karena keahlian kami bukan medis, jadi kami hanya bisa membantu dalam menyumbang alat medis yang diperlukan,” ungkapnya.

Selain itu, Rustam Aji mengungkapkan bahwa adanya wabah COVID-19 Rumah Sakit khususnya para tenaga medis membutuhkan bantuan dari semuak pihak. Meski tugas Pertamina dan Hiswana Migas adalah mendistribusikan BBM dan LPG kepada masyarakat, namun keduanya juga tergerak dalam memberikan bantuan kepada para tenaga medis dan masyarakat yang terdampak COVID-19.

“Harapannya bantuan ini dapat meringankan tugas para medis. Sehingga dalam menjalankan tugasnya dalam pelayanan kesehata, para medis menjadi lebih tenang dan tidak memikirkan APD yang dipakai serta memudahkan perjalanan tenaga medis dengan voucher bahan bakar pertamax dan ganti oli gratis,” tuturnya.

Sementara itu, Prof Nasih mengucapkan terima kasihnya atas dukungan dan perhatian dari semua pihak yang telah membantu UNAIR dalam menangani COVID-19. Dalam menghadapi situasi tersebut, tidaklah mudah bagi masyarakat sehingga membutuhkan waktu dengan jangka yang panjang.

“Kita bisa dukung dengan kompetensi dan kapasitas kita masing-masing. Mengingat beberapa bulan terakhir posisi UNAIR sebagai penerima amil zakat sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap tenaga medis di Rumah Sakit tidak lagi bingung masalah APD sehingga dalam melayani kesehatanpun juga akan terfokus,” tandasnya.

“Terkait penanganan COVID-19, UNAIR sudah terlibat secara menyeluruh. Yang lain bekerja di rumah tapi tenaga medis kami masih bekerja di rumah sakit 24 jam,” tutupnya.

Diharapkan dukungan itu dapat memberikan semangat bagi para tenaga medis dan tetap dapat menjaga kesehatan sampai wabah COVID-19 berlalu. Upaya gotong-royong itu, sambungnya, merupakan kekuatan utama dalam mencegah penyebaran virus.

Penulis: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

Khefti Al Mawalia

Khefti Al Mawalia

Leave Reply

Close Menu