Kapolrestabes Surabaya Libatkan Akademisi UNAIR dalam Evaluasi Kampung Tangguh

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Foto bersama Kapolrestabes Surabaya Sandi Nugroho dengan Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak., CMA dan jajarannya. (Foto: Andri Hariyanto)

UNAIR NEWS – Momentum ramadhan tahun ini dimanfaatkan oleh Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Dr. Sandi Nugroho didampingi Dirpolair Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Arnapi, SH., SIK., M.Hum dengan melakukan silaturahmi ke Universitas Airlangga (UNAIR) pada Selasa (19/05/2020). Kunjungan itu disambut hangat oleh Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak., CMA.

Sandi Nugroho mengakui kedatangannya ke UNAIR bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan yang sudah terjalin sebelumnya. Hal itu dikarenakan dirinya saat ini akan dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolrestabes Surabaya dan akan menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk:II Bareskrim Polri. Selain itu, kedatangannya ke UNAIR juga untuk melakukan evaluasi Kampung Tangguh yang berada di Surabaya dengan melibatkan peran akademisi dalam menangani permasalahan COVID-19.

“Kampung Tangguh dibentuk untuk meningkatkan upaya pencegahan mata rantai Covid-19, mengingat berkembangnya jumlah pasien positif di Surabaya,”ungkapnya.

Sebagai informasi, Kampung Tangguh di Surabaya dan Malang mengadopsi metode serupa di Provinsi Bali. Pemerintah Provinsi Bali mengusung konsep policing community agar masyarakat terbiasa menerapkan protokoler kesehatan.

Sandi Nugroho mengatakan ada 6 kampung tangguh di Surabaya yang kini akan diterapkan di kelurahan Daerah Rungkut, Wonokromo, Sawahan dan Tegalsari. Hadirnya tim akademisi UNAIR diharapkan dapat menjadi solusi dalam menangani permasalahan COVID-19.

Penulis: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu