Kriteria Penilaian untuk Keunggulan Kinerja dan Kinerja Perusahaan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Sleekr HR

Penilaian kinerja penting bagi perusahaan dalam mengidentifikasi kekuatan dan peluang perusahaan untuk meningkatkan keunggulan kompetitif mereka. Salah satu metode yang digunakan untuk menilai dan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan adalah Kriteria Malcolm Baldrige untuk Keunggulan Kinerja (MBCfPE). Penilaian berdasarkan MBCfPE dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi unit kerja untuk perusahaan yang berorientasi laba dan non laba. Kriteria dalam MBCfPE dapat membantu perusahaan menilai kinerja pada berbagai indikator bisnis utama yaitu pelanggan, produk dan layanan, keuangan, sumber daya manusia, dan operasi. Ada tujuh kategori yang merupakan kriteria Malcolm Baldrige, seperti kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pelanggan, pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan, fokus tenaga kerja, fokus operasi, dan hasil.

Di Indonesia, kriteria MBCfPE digunakan dalam menilai Indonesia Quality Award. Kementerian BUMN menggunakan kriteria evaluasi yang disebut Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) dalam menilai kinerja BUMN. Kriteria penilaian ini adalah hasil dari penerapan kriteria MBCfPE yang telah digunakan secara luas di seluruh dunia. KPKU digunakan sebagai alat untuk melakukan penilaian mandiri BUMN dan memberikan umpan balik untuk setiap strategi BUMN. KPKU wajib untuk dipraktikkan di lingkungan BUMN, tetapi sampai sekarang ada BUMN yang belum mengungkapkan skor penilaian kinerja mereka atau skor KPKU mereka dalam laporan tahunan perusahaan. Saat ini, KPKU hanya berlaku untuk perusahaan milik negara. 

KPKU berfungsi sebagai panduan untuk mengembangkan, mengatur dan memberdayakan sistem dan sumber daya BUMN untuk mencapai kinerja yang unggul. Penilaian kinerja digunakan untuk merencanakan organisasi mencapai visi dan misi perusahaan. Ini dapat dilakukan dengan meningkatkan komunikasi dan integrasi, membingkai tujuan organisasi, memberikan umpan balik pada strategi, karena kinerja organisasi selalu sejalan dengan strategi organisasi. Penilaian kinerja dapat menjadi titik awal untuk meningkatkan kinerja individu dengan cara yang konsisten dengan tujuan strategis dan tujuan akhir untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Perusahaan harus tahu tentang lingkungan internal dan eksternal yang harus lebih baik daripada pengetahuan pesaing tentang diri mereka sendiri dan lingkungan eksternal mereka. KPKU dirancang untuk digunakan sebagai penilaian holistik dan alat untuk mengukur posisi perusahaan serta menentukan apa yang perusahaan perlu evaluasi di masa depan untuk meningkatkan kinerja dalam jangka panjang. 

Ratri, Harymawan dan Nowland melakukan riset pada tahun 2019 yang melibatkan 82 sampel dari perusahaan milik negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2009-2018. Penelitian ini menggunakan laporan tahunan perusahaan dan basis data ORBIS. Hasil analisis mengungkapkan bukti bahwa hubungan antara penilaian KPKU dengan kinerja perusahaan adalah positif dan signifikan, dimana penilaian KPKU dapat meningkatkan kinerja perusahaan dengan meningkatkan komunikasi dan integrasi, membingkai tujuan organisasi, dan memberikan umpan balik tentang strategi organisasi. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya hubungan positif antara penilaian KPKU dan kinerja perusahaan lebih kuat di perusahaan yang diaudit oleh Big 4 dan perusahaan besar. Hal ini karena perusahaan diaudit oleh Big 4 dan perusahaan berukuran besar cenderung stabil dan mapan dan memiliki konsekuensi yang baik dan tanggung jawab untuk mempertahankan reputasi mereka sehingga penilaian KPKU digunakan sebagai alat untuk evaluasi atau penilaian komprehensif yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Penulis: Iman Harymawan, Ph.D. 

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: 

https://jssidoi.org/jssi/papers/papers/view/489

Ratri, M. C., Harymawan, I., & Nowland, J. (2020). Assessment of criteria for performance excellence (KPKU) and firm performance: Evidence from Indonesia. Journal of Security and Sustainability Issues. https://doi.org/10.9770/jssi.2020.9.3(31)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu