Pergerakan dan Homing Mesenchymal Stem Cell (MSCs) dari Amnion Membrane

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh halodoc

Mesenchymal Stem Cell (MSCs) adalah sel induk yang belum berdiferensiasi menjadi sel spesifik tetapi sel ini dapat berdiferensiasi menjadi berbagai macam sel sesuai dengan kemampuan homing sel tersebut. Berdasarkan kemampuan proliferasi dan diferensiasi MSCs dapat berdiferensiasi menjadi berbagai sel yang matur seperti osteosit, cardiomiosit,sel fibrosit, sel hepatosit, sel lemak, sel pancreas dan sebagainya, hamper ssemua sel yang intraorganisme, karena MSCs adalah sel yang bersifat multipotent.

Selain itu juga MSCs dapat merepair dari sel atau jaringan serta organ yang injuri, karena itu MSCs mempunyai kemampuan migrasi ketempat injuri dengan bantuan chemotractan yaitu molekule produk yang dihasilkan oleh sel imun di daerah injuri sehingga sel dapat migrasi menuju sel injuri. Selanjutnya terjadi homing dimana sel berkumpul dan mengaktif stem cell dari jaringan maupun pembuluh darah menuju ke daerah injuri. Setelah terjadi homing sel tersebut berproliferasi dan berdiferensiasi menjadi progenitor cell, dan akhirnya menjadi sel yang matur atau specific cell sesuaidengan lingkungan mikro.

Terkait dengan migrasi MSCs ketempat injuri belum diketahui secara nyata berapa lama dan efikasinya bagaimana. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan migrasi MSCs yang diaktivasi dengan crude secretom menuju ke area injuri yang diukur dengan metode IVIS Imaging. Step pertama dalam penelitian ini adalah melakukan karakterisasi MSCs untuk membuktikan bahwa sel yang diisolasi dari adipose adalah mesenchymal stem cell. Sementar itu tahap kedua adalah membuat luka dengan pemanasan menggunakan besi pada daerah dorsal mencit dengan diameter 1 cm. Selanjutnya tahap ketiga adalah melabel sel dengan green fluorescence protein. Sejumlah 108 MSCs diinjeksikan secara intravenous lateral ekor mencit. Tahap terakhir adalah pengamatan migrasi pada O jam, 24 jam, dan 48 jam yang diamati dengan bioluminescent imaging untuk menentukan MSCs migrasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa MSCs mengalami akselerasi menuju ke area luka pada kulit. 

Penulis: Fedik A.Rantam, Abraham Ahmad Ali Firdaus, Evi Awalia, Anak Agung Ayu Meidiary, Purwati Purwati, Eryk Hendrianto, Igo Syaiful Ihsan and Helen Susilowati, 2019.

Link terkait tulisan di atas:  Amnion Membrane-Derived Mesenchymal Stem Cell (MSCs) migration and Homing in a Burn-Wounded MouseModel as Tracked Using IVIS Imaging. Biochem. Cell. Arch. Vol. 19 September 2. Pp. 4803-4806. https://stemcellsjournals.onlinelibrary.wiley.com/journal/21576580

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu