Pengaruh Konsentrasi Fukoidan dari Sargassum Sp. Terhadap Aktivitas Anti Oksidan Skin Lotion

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh dosenpendidikan

Kulit merupakan salah satu bagian tubuh yang sangat penting karena berfungsi sebagai pelindung tubuh. Dalam rangka memelihara kulit maka diperlukan skin care cosmetics. Proses kerusakan kulit ditandai dengan munculnya keriput, bersisik, kering dan pecah-pecah diakibatkan oleh radikal bebas. Kulit di samping tidak mengkilat dan keriput maka kulit juga menjadi cepat tua dan muncul bintik hitam. Paparan sinar ultra violet juga memberikan efek buruk pada kulit seperti penuaan dini hingga kanker kulit. Konsumsi anti oksidan pada kulit diperlukan untuk melawan radikal bebas. 

Kosmetik terdiri dari fase minyak dan fase air dimana banyak komponen minyak yang mengandung ikatan tidak jenuh. Komponen minyak atau lemak dalam kosmetik mudah teroksidasi sehingga menyebakan aroma yang tidak menyenangkan atau menyebabkan problem kesehatan seperti iritasi kulit. Tambahan anti oksidan pada kosmetik bertujuan untuk mencegah perubahan kualitas kosmetik. Banyak kajian menunjukkan bahwa fukoidan mempunyai aktivitas anti oksidan dalam penelitian in vitro. Anti oksidan alami dari fukoidan mempunyai potensial sebagai bahan pencegahan radikal bebas. Fukoidan adalah polisakarida dengan kelompok sulfat komplek yang ditemukan pada dinding sel rumput laut coklat, seperti Sargassum sp. Rumput laut ini banyak tumbuh di hampir sepanjang pantai di kepulauan Indonesia namun pada sisi yang lain rumput laut tersebut belum banyak digunakan dan bahkan menjadi limbah yang tersebar dan mengganggu perjalanan kapal penangkap ikan.

Ekstraksi fukoidan dari Sargassum sp. menghasilkan ekstrak fukoidan kering 19,67%, sedangkan dari jenis rumput Sargassum lainnya sangat bervariasi (ektrak fukoidan kering S. crassifolium 1,46% ; S. polycystum 7,15% ;  S. binderi 7,5%). Aktivitas anti oksidan di ukur dengan menggunakan kemampuan sampel dalam menghambat aktifitas radikal bebas DPPH. Riset menunjukkan bahwa nilai 1% hambatan didapatkan dengan persamaan regresi Y = 0,027x + 11,93 dengan nilai korelasi R2 = 0,9767. Demikian juga aktifitas anti oksidan pada skin lotion di ukur dengan masa penyimpanan hingga hari ke-30 dan dilakukan pengukuran IC50 dan identifikasi kekuatan aktifitas anti oksidan yang dimiliki masing-masing sampel. 

Substitusi fukoidan pada produk manufacture skin lotion mempengaruhi aktifitas anti oksidan dari fukoidan yang ada. Berdasar nilai IC50 skin lotion diketahui bahwa masa penyimpanan mempengaruhi aktifitas anti oksidan skin lotion. Aktivitas anti oksidan skin lotion akan berkurang seiring dengan lama penyimpanan. Hal ini bisa terjadi karena anti oksidan dalam skin lotion menentukan perlindungan skin lotion dari proses oksidasi. Skin lotion adalah produk emulsi yang mengandung lemak atau minyak yang mudah beroksidasi sehingga menyebabkan kualitas produk menurun sehingga penambahan anti oksidan akan mengurangi kecepatan proses oksidasi. Reaksi oksidasi terdiri dari tiga tahapan yaitu initiation, propagation dan termination. Pada tahapan initiation terbentuk radikal asam lemak dimana mempunyai sifat tidak stabil dan reaktif turunan senyawa asam lemak yang dihasilkan dari kehilangan satu atom hydrogen. Pada tahapan propagation radikal asam lemak bereaksi dengan oksigen membentuk peroxy radicals. Pada tahapan termination peroxy radicals akan menyerang asam lemak untuk memproduksi hydroxyperoxides dan radikal asam lemak baru. Hydroxyperoxides yang terbentuk sifatnya tidak stabil dan selanjutnya akan terdegradasi untuk menghasilkan senyawa karbonil rantai pendek, seperti aldehid dan keton yang menyebabkan keracunan dalam lemak. Anti oksidan skin lotion yang baik akan segera bereaksi dengan radikal asam lemak. Aktifitas anti oksidan pada skin lotion dengan fukoidan masih lemah dibandingkan control skin lotion dengan ekstrak the hijau. 

Iritasi kulit adalah reaksi kulit akibat berinteraksi dengan bahan irritant pada kulit. Gejala yang muncul dalam bentuk kulit kemerahan, gatal atau rasa terbakar yang muncul sesaat setelah berinteraksi atau muncul beberapa jam pada kulit. Hasil irritasi test yang dilakukan menunjukkan bahwa skin lotion yang diperkaya fukoidan tidak menunjukkan irritasi selama penelitian dilakukan (30 hari) sehingga dapat disimpulkan bahwa skin lotion dengan fukoidan aman sebagai topical preparation.

Penulis: R.C.D. Putra, M.A. Alamsjah and L. Sulmartiwi.

Link terkait tulisan di atas: Effect of fucoidan concentration from Sargassum sp. on skin lotion antioxidant activities. IOP Conf. Series: Erath and Environmental Science 441. Doi: 10.1088/1755-1315/441/1/012149. https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/441/1/012149

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu