Karakteristik Fisik Sediaan Eritropoietin

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh alodokter

Penelitian ini merupakan studi awal proses enkapsulasi eritropoietin menggunakan polimer alam sodium alginat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakteristik fisik eritropoietin yang dienkapsulasi menggunakan teknologi mikroenkapsulasi dan membentuk mikropartikel yang disebut teknik aerosolisasi. Pada metode ini digunakan beberapa konsentrasi polimer yang berbeda. Eritropoietin adalah model obat yang banyak digunakan dalam pengobatan anemia, namun dalam hal ini akan dilakukan uji evaluasi secara menyeluruh untuk membuktikan efek lain dari eritropoietin ini yaitu sebagai neuroprotektan. 

Konsentrasi natrium alginat yang digunakan adalah 1%, 2%, dan 3% dengan cross-linker atau penyambung silang CaCl2 konsentrasi 1M. Karakteristik fisik yang diamati adalah morfologi, ukuran partikel, indeks pengembangan (swelling index), serta integritas struktural mikropartikel eritropoietin-Ca alginat yang dihasilkan. Evaluasi fisik mikropartikel termasuk dengan pemeriksaan FT-IR, DTA, kadar air, morfologi menggunakan SEM, distribusi ukuran partikel menggunakan mikroskop optik, dan penentuan swelling indeks. Elektroforesis SDS PAGE juga dilakukan untuk mengevaluasi berat molekul eritropoietin sebagai bukti integritas struktur sebelum dan sesudah proses mikroenkapsulasi.

Hasil penelitian menunjukkan mikropartikel memiliki bentuk bulat, permukaan halus, dan ukuran kecil di bawah 5 μm. Penentuan indeks pengembangan dilakukan dengan menggunakan dua metode, yaitu perhitungan perbedaan selisih massa dan selisih ukuran partikel yang diamati pada 24 dan 30 jam. Formula hasil dari F1, F2 dan F3 menghasilkan yield atau perolehan kembali sebesar minimal diatas 75%. Hasil statistik menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi alginat menyebabkan peningkatan ukuran partikel, swelling indeks, dan perolehan kembali/yield. Dari profil SDS PAGE, dipastikan bahwa erythropoietin mempertahankan integritas strukturalnya yang dibuktikan dengan berat molekul yang sama sebelum dan sesudah proses enkapsulasi. Penelitian ini telah menunjukkan potensi mikropartikel eritropoietin-alginat yang kemungkinan potensial sebagai obat neuroprotektan.

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara peneliti dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga dengan mitra industry Daewoong Infion yang telah memproduksi banyak produk biologis. Namun saat ini belum diproduksi eritropoietin sebagai obat neuroprotektan. Oleh karena itu hasil riset ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dalam formulasi yang lebih optimal serta keseluruhan uji in vitro dan in vivo agar data dapat menunjang keilmuan kefarmasian.

Penulis: Dewi Melani Hariyadi

Informasi detail riset kami dapat diakses pada https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1445/1/012012

Dewi Melani Hariyadi, Noorma Rosita, Kamila Amalia. 2020.
PHYSICAL CHARACTERISTICS OF ERYTHROPOETIN ENCAPSULATED INTO ALGINATE POLYMER USING AEROSOLIZATION TECHNIQUE. 

IOP Journal of Physics: Conference Series, 1445 (2020) 012012| https://iopscience.iop.org/issue/1742-6596/1445/1 | DOI: 10.1088/1742-6596/1445/1/012012 

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu