Pekerja Shift Ternyata Memiliki Prevalensi Kejadian Hipertensi Dua Kali Lebih Tinggi daripada Pekerja Non-Shift di PT X Gresik

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Sriwijaya Post

Tekanan darah adalah faktor yang sangat penting dalam sistem peredaran darah. Ada dua jenis gangguan tekanan darah yang dikenal sebagai hipertensi atau tekanan darah tinggi dan hipotensi atau tekanan darah rendah. Hipertensi telah menjadi penyakit yang memprihatinkan di banyak bagian dunia, karena sering kali merupakan penyakit menular nomor satu di banyak negara. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) (2013), peningkatan tekanan darah / hipertensi adalah salah satu kematian global dan diperkirakan telah menyebabkan 9,4 juta kematian dan 7% dari beban penyakit yang diukur dalam Disability Adjusted Life Year (DALY ) 2010. Prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2012 melalui survei Riskesdas sebesar 26,5% (Balitbangkes, 2013).

Hipertensi dapat terjadi karena berbagai faktor. Banyak faktor yang meningkatkan risiko atau kecenderungan seseorang menderita hipertensi, termasuk sifat-sifat individu seperti usia, jenis kelamin, dan suku, faktor genetik, dan faktor lingkungan yang meliputi obesitas, stres, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan sebagainya (Kaplan, 1985). Selain itu, faktor-faktor lain adalah karena shift kerja. Pada sebuah studi menunjukkan pekerja shift memiliki risiko lebih tinggi daripada pekerja non-shift (Culpepper, 2010). Setyawati (2008) dalam Saftarina (2013) menyatakan bahwa pekerja shift malam memiliki risiko cedera atau kecelakaan 28% lebih tinggi. Selain itu, shift malam dapat mengurangi kemampuan kerja, meningkatkan kesalahan dan kecelakaan, menghambat hubungan sosial dan keluarga, adanya faktor risiko pada saluran pencernaan, sistem saraf, jantung, dan pembuluh darah serta gangguan tidur.

Penelitian cross-sectional ini dirancang dengan 44 pekerja menjadi 2 kelompok dan dipilih dengan pengambilan sampel acak sistemik. Data diambil melalui observasi dan kuesioner. Analisis data adalah analisis univariat dengan tabulasi silang dan analisis bivariat dengan uji statistik, uji chisquared dan korelasi spearmen.

Berdasarkan hasil Medical Check Up menunjukkan bahwa pekerja di PT. X Gresik baik pada pekerja shift dan non-shift, ditemukan berisiko hipertensi sebesar 15,75% Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja shift dan pekerja non-shift yang memiliki tekanan darah normal sebesar 34.1 %, prehipertensi sebesar 52.2%, dan hipertensi tahap 1 sebesar 13.6%. Hasil lain dapat disimpulkan bahwa pekerja shift memiliki persentase tekanan darah prehipertensi 44,5% lebih rendah daripada pekerja tidak shift 59,1%, sebaliknya persentase tekanan darah hipertensi pada pekerja shift dua kali lebih tinggi daripada pekerja tidak shift. Selain itu, ada korelasi dalam riwayat keluarga dengan tekanan darah yang memiliki hubungan yang signifikan (p = 0,006) dan indeks massa tubuh dengan tekanan darah memiliki hubungan yang signifikan (p = 0,039). Sementara itu tidak ada korelasi yang signifikan dalam usia, tingkat pendidikan, stres kerja, aktivitas fisik, konsumsi kafein, konsumsi obat-obatan, dan kebiasaan merokok pada tekanan darah.

Hipertensi pada pekerja shift harus mendapat perhatian dari pihak perusahaan. Hipertensi dapat mengakibatkan tenaga kerja menjadi tidak produktif. Akibat terjadinya hipertensi antara lain; pekerja menjadi rawan stress, pekerja menjadi cepat merasa lelah dan sering tidak masuk kerja.  Upaya pengendalian yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mengurangi kejadian hipertensi pada pekerja adalah menyediakan pelayanan kesehatan rutin bagi pekerja untuk dapat dapat memriksakan tensi darah secara rutin, mengatur pola makan dengan gizi seimbang dan memberikan jam istirahat dan tempat istirahat yang sesuai peraturan KEPMENAKERTRAS agar pekerja shift dapat tetap bugar saat bekerja.

Penulis: Neffrety Nilamsari

Informasi detail dari artikel ini dapat dibaca lebih lengkap pada publikasi ilmiah berikut:

https://www.researchgate.net/publication/321029232_FACTORS_ASSOCIATED_WITH_BLOOD_PRESSURE_ON_SHIFT_WORKERS_AND_NON-SHIFT_WORKERS_IN_PT_X_GRESIK

Neffrety Nilamsari, Tofan Agung Eka Prasetya, Nur Fitriani. 2017. Factors Associated With Blood Pressure On Shift Workers And Non-Shift Workers In Pt. X Gresik. International Journal of Health Medicine and Current Research, 2, (03), 493-502.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu