Wisudawan Terbaik S1 FISIP Sosok Wanita yang Sangat Kuat

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Sasha Syaifani, Wisudawan Terbaik S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. (Ilustrasi oleh Feri Fenoria)

UNAIR NEWS – “Aku nggak pernah merasa kuliah itu berat. Memang berat, itu wajar. Gimana caranya kita mengatur kehidupan kuliah ini supaya nggak berat, itu tantangannya”. Begitu ungkap Sasha Syaifani, salah satu wisudawan yang berbahagia pada periode wisuda Maret 2020.

Sasha, panggilan akrabnya, dinobatkan sebagai wisudawan terbaik jenjang S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan raihan IPK 3,80. Tentu saja prestasi itu dia raih atas kerja kerasnya selama 3,5 tahun di bangku kuliah.

Menjadi mahasiswa jurusan Hubungan Internasional tentu tidak mudah. Apalagi Sasha mengaku sangat banyak hal tak terduga selama ia menempuh studi.

Tahun pertama kuliah, Sasha kehilangan salah satu orang tuanya. Keadaan tersebut sempat membuat gadis dua bersaudara itu putus asa. “Semester II akhir, papa meninggal. Aku mikir apakah masih bisa lanjut kuliah dengan keadaan seperti ini,” ujar wisudawan kelahiran Surabaya, 18 Juni 1998 itu.

Ketakutan tersebut tidak berlangsung lama. Beberapa waktu kemudian, Sasha menerima bantuan dari berbagai pihak. Dirinya bahkan mendapatkan sejumlah beasiswa hingga tamat kuliah.

Dara yang sedari kecil bercita-cita sebagai wartawan itu mengaku tidak banyak mengikuti kegiatan organisasi. Sebagian besar waktunya dihabiskan pada kegiatan akademik.

Pada 2017, Sasha bergabung sebagai tim Jurnal Analisis Hubungan Internasional. Lama bergelut dengan jurnal dan tulisan ilmiah, pada tahun yang sama, dia mendapatkan prestasi best paper tingkat nasional pada gelaran Reaffirming Indonesia’s Foreign Affairs in Airlangga International Seminar and Conference. Lalu sejak 2018 hingga sekarang dia menjadi editor di Jurnal Hubungan Internasional.

“Aku sering ikut paper conference untuk dipublikasikan. Kemarin sempat presentasi di Bangkok dan bantu dosen untuk World Hallyu Conference di Israel,” Ungkap penggemar Kpop itu.

Saat ini Sasha tengah sibuk melakukan beberapa penelitian dengan dosen dan mempersiapkan diri untuk bekerja. “Semua kuliah itu berat, tidak perlu membanding-bandingkan dengan yang lain. Jadi diri sendiri saja. Pelan-pelan kita bakal bisa lihat apa yang kurang dan perlu diperbaiki,” pungkasnya.

Penulis: Erika Eight N
Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu