Wajah Baru BEM Psikologi UNAIR Fokus pada Pengembangan Iklim Akademik di Internal dan Eksternal Kampus

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Rhajiv Nur Ilham selaku Presiden BEM FPsi 2020/2021 bersama dengan Wakil Presiden BEM, Mauliddita Salsabila Azzahra. (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Tepat pada Senin (9/3/2020) reporter UNAIR NEWS datang ke Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (FPsi UNAIR) untuk melakukan wawancara bersama Ketua BEM Fakultas Psikologi (BEM FPsi) UNAIR periode 2020/2021 yaitu Ajiv Nur Ilham.

Bernamakan Kabinet Kreasi, Rhajiv, sapaan karibnya, menjelaskan bahwa wajah baru dari BEM FPsi periode ini adalah pengembangan iklim akademik di internal dan eksternal kampus. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi naiknya minat mahasiswa FPsi UNAIR untuk mengikuti kompetisi dan konferensiakademik. BEM FPsi periode ini juga akan berencana untuk mempererat hubungan BEM dengan para alumni dengan cara bahwa alumni akan sering dilibatkan dalam program kerja (proker) BEM.

“Kita ingin mahasiswa baru nanti juga diberi bimbingan oleh alumni tentang prospek Psikologi dari kacamata alumni yang telah menggeluti di bidang itu,” jelas mahasiswa angkatan 2017 itu.

Proker unggulan Kabinet Kreasi yang dicanangkan Rhajiv saat kampanye adalah Inter Psychology. Proker ini akan menindaklanjuti besarnya minat mahasiswa untuk mengikuti kegiatan-kegiatan tingkat internasional atau outbound. Disini, BEM memfasilitasi dengan memberikan kelas yang akan melatih dan mengembangkan kemampuan mahasiswa agar bisa kompeten mengikuti kegiatan outbound dengan baik.

“Proker ini rencana akan dilaksanakan pada bulan Mei. Kelas-kelas yang akan kami berikan mencakup banyak materi. Contohnya adalah cara membuat motivation letter, study plan, dan tips menghadapi interview,” ujarnya.

Proker-proker lama BEM FPsi juga akan tetap dilanjutkan seperti Sinar Binar (Psikologi UNAIR Bina RW) yang merupakan program pengabdian masyarakat. Rhajiv menjelaskan bahwa program itu difokuskan pada child development seperti pertumbuhan anak-anak di tempat pembinaan bisa optimal dan tidak putus sekolah.

Rhajiv menyatakan bahwa target internal untuk anggota Kabinet Kreasi adalah agar bisa memperoleh pengalaman yang berguna ketika mereka bekerja di ranah profesional. Sementara untuk ranah eksternal, Rhajiv berharap bahwa proker-proker yang ditawarkan oleh BEM FPsi di kabinet itu dapat bermanfaat bagi mereka yang ikut serta proker tersebut.

Terakhir, Rhajiv membagikan sedikit bercerita tentang alasan ia ingin menjadi Ketua BEM FPsi. Yaitu, untuk memberikan banyak manfaat kepada orang lain. Ia mengatakan bahwa mahasiswa hendaknya memanfaatkan statusnya sebagai agent of change dengan sebaik-baiknya.

“Semuanya itu bergantung pada time management. Sebagai mahasiswa kita hendaknya harus bisa memetakan skala prioritas apabila ingin mengikuti organisasi, semuanya harus terencana agar tidak tumpang tindih dan kacau,” tutupnya.

Penulis: Pradnya Wicaksana

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu