Utamakan Pendidikan, Nadira Sekar Anindita Raih Predikat Wisudawan Terbaik

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Nadira Sekar Anindita, Wisudawan Terbaik S1 Fakultas Ilmu Budaya. (Ilustrasi oleh Feri Fenoria Rifa'i)

UNAIR NEWS – Nadira Sekar Anindita, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Airlangga (UNAIR) berhasil lulus dari program studi Bahasa dan Sastra Inggris sebagai predikat Wisudawan Terbaik dengan perolehan IPK 3,78. Untuk menyelesaikan studinya, Nadira menulis skripsi berjudul “Ana Juric’s Equilibrium and Its Meaning in War Literature: A Narrative Analysis of Sara Novic’s Girl at War” yang membahas mengenai analisis struktur novel perang yang dipublikasikan pada satu dekade terakhir.

“Saat menyelesaikan studi banyak hal-hal yang tidak mendukung rencana saya untuk lulus satu semester lebih awal. Bahkan ada teman-teman yang menganggap bahwa saya tidak mampu dan tidak seharusnya menyelesaikan studi lebih awal. Namun, niatan saya tidak pernah hilang. Kata-kata yang tidak enak didengar itu saya jadikan sebagai motivasi,” tuturnya.

Nadira disibukkan dengan berbagai kegiatan di Himpunan, ia sempat menjabat menjadi Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan. Selain itu ia juga aktif dalam EDSAMAN sebuah komunitas tari saman di Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris.

“Jujur, saya sempat merasa kewalahan saat menjabat sekaligus menyusun skripsi. Tapi saya beruntung karena hima punya prinsip untuk mendahulukan pendidikan, jadi kami semua menyesuaikan kegiatan hima dengan jadwal masing-masing,” tambahnya.

Tak hanya fokus dalam akademik, Nadira juga menekuni pekerjaan sebagai freelence translator. Menurutnya dengan bekerja ia dapat mengasah soft skill yang dimiliki, selain itu ia juga tidak ingin membebani kedua orang tuanya.

“Hal terpenting bagi saya adalah memprioritaskan pendidikan, jadi banyak hal-hal yang harus saya kesampingkan seperti pekerjaan dan bermain bersama teman-teman,” tambahnya.

Mahasiswa angkatan 2016 tersebut mengatakan bahwa yang paling penting untuk meraih nilai yang baik adalah niat dari diri sendiri, ia menyebut bahwa dirinya bukan orang yang pintar namun kegigihannya dalam berusaha yang mengantarkannya menjadi wisudawan terbaik.

“Mengerjakan tugas dan belajar seharusnya dijadikan sebagai prioritas seorang mahasiswa, berkegiatan di luar akademik boleh saja namun tetap harus diingat bahwa tanggung jawab utama kita adalah menyelesaikan studi dengan baik,” pungkasnya.

Penulis: Rissa Ayu F

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu