Peringati Hari Perempuan Internasional, BEM FH UNAIR Ciptakan Atmosfer Ramah Perempuan di lingkungan Fakultas

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ketua Pelaksana Pekan Perempuan 2020, Annida Aqilla (kanan) dan Dirjen Kajian Strategis, Khristianti Weda (kiri). (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Pada Senin pagi (2/3/2020), telah tampak di berbagai spot di lingkungan FH UNAIR seperti kantin, ruang diskusi, bahkan musholla, berbagai poster yang berisi tentang ajakan kepada seluruh warga FH UNAIR untuk sadar terhadap berbagai isu sexual harrasment dan seksisme di wilayah kampus. Tidak hanya itu, terdapat juga majalah dinding (mading) yang bertuliskan kalimat “TIADA TEMPAT UNTUK SEKSISME DI KAMPUS!!!” dan “BERGABUNG KAMI MELAWAN PATRIARKI” di Lobby Gedung A FH UNAIR.

Hasil karya dari Kementrian Sosial dan Politik (Sospol) BEM FH UNAIR, gerakan menempel poster dan membuat mading itu merupakan ajakan kepada seluruh warga FH UNAIR dan masyarakat umum untuk mengikuti program kerja (proker) Kementrian Sospol yaitu Pekan Perempuan 2020 sebagai bentuk peringatan Hari Perempuan 2020 yang diperingati setiap tanggal 8 Maret.

Annida Aqila Putri, selaku ketua pelaksana dari proker tersebut menjelaskan bahwa gerakan itu adalah awal mula dari serangkaian acara Pekan Perempuan 2020 yang akan diadakan pada selama 5 hari, pada tanggal 2-6 Maret 2020.

“Kami memutuskan untuk menempel poster dan menempelkannya di berbagai wilayah FH UNAIR juga membuat mading adalah untuk menciptakan atmosfer yang ramah perempuan dan meningkatkan awareness kepada warga kampusku terhadap berbagai isu pelecehan seksual dan seksisme yang terjadi disini,” tegas mahasiswa angkatan 2017 itu.

Annida mengatakan latar belakang dari proker itu adalah minimnya kesadaran terhadap kejadian pelecehan seksual, baik mayor maupun minor di lingkungan kampus. Ia menambahkan bahwa hak-hak fundamental perempuan sebagai manusia seringkali masih tidak dipenuhi karena budaya patriarki yang masih marak.

“Dewasa ini, masih terdapat beberapa kasus dimana mahasiswi mengalami kesulitan untuk mendapat posisi dalam jabatan tertentu,” tambahnya.

Penulis: Pradnya Wicaksana

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu