UNAIR Jalin Kerja Sama dengan Eastern Asia University dan Attarkiah Islamiah Institute

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SUASANA diskusi antara Asia University dan Attarkiah Islamiah Institute Narathiwat dengan UNAIR. (Foto: Dimar Herfano)

UNAIR NEWS – Tak henti-hentinya Universitas Airlangga menjalin kerja sama dengan universitas luar negeri. Pada Kamis (20/02/2020), UNAIR menerima kunjungan dari dua perguruan tinggi asal Thailand, yakni Eastern Asia University dan Attarkiah Islamiah Institute Narathiwat.

Diskusi penjajakan kerja sama antar kedua perguruan tinggi diterima langsung oleh Wakil Rektor III, Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D.; Ketua Airlangga Global Engagement Dian Ekowati, Ph.D; serta representatif dari beberapa fakultas. Mereka hadir di Ruang Sidang Utama Lembaga Penelitian dan Inovasi (LPI) Kampus C UNAIR. Kunjungan tersebut merupakan langkah awal bagi kedua universitas untuk bekerja sama dengan Universitas Airlangga.

Sebanyak lima fakultas di UNAIR, yaitu Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ikut berdiskusi dengan kedua universitas. Mereka membicarakan berkolaborasi akademik, mahasiswa, dan juga penelitian.

Dr. Chotiras Chavanich President of Eastern Asia University mengatakan tujuan dari kunjungan adalah untuk sharing terkait pengembangan yang cocok untuk Eastern dan mengkombinasikan research dengan UNAIR.

Dalam kesempatan itu Prof. Amin menjelaskan hubungan antar dua universitas bisa memberikan kesempatan baik untuk mahasiswa maupun akademisi untuk melaksanakan program double degree serta student exchange ke Thailand.

“Nanti akan mengajak researcher, lectures, staf akademik dan mahasiswa, bisa berkontribusi dan mengenal relasi antara kedua universitas,” ujarnya.

Selain itu, Prof. Amin juga mencontohkan jenis kerja sama Internasional, yaitu membuat proyek ataupun kolaborasi ribet. “Misalnya membuat start-up, bagaimana cara mengembangkannya, produknya apa, dan juga sharing biaya start-up-nya, dengan harapan untuk mengekspansi kolaborasi antar fakultas untuk produk yang dihasilkan,” paparnya.

SUASANA diskusi antara Asia University dan Attarkiah Islamiah Institute Narathiwat dengan Wakil Rektor III Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ph.D. (depan, kanan) dan Ketua AGE UNAIR Dian Ekowati, Ph. D (bawa mic) di Ruang Sidang Utama LPI pada Kamis (20/02/2020). (Foto: Dimar Herfano)

Selanjutnya Dian Ekowati, Ph.D, Ketua AGE UNAIR memaparkan tentang program-program internasional yang ada di UNAIR, seperti student exchage, program-program outbound dan mobility program. Ia mengatakan bahwa jika ingin bekerja sama dengan fakultas tertentu nantinya bisa melalui AGE.

“Nantinya jika ingin melakukan research ataupun membuka double degree di fakultas tertentu, kami (AGE, Red) bisa memfasililtasi hubungan dengan fakultas tertentu,” jelasnya.

Dian juga menjelaskan, untuk kejelasan status Attarkiah Islamic, sementara ini mereka masih ingin menjalin koneksi di UNAIR. Sementara itu untuk Eastern Asia University ingin bekerja sama lebih dalam terkait kolaborasi research dan mobility program.

“Setelah ini kita akan membuat MoA dulu secara umum, nantinya akan ada diskusi lanjutan tentang road map kerja samanya mau kemana, tahapan mau ngapain dulu, itu nanti akan disusun selanjutnya,” tutupnya. (*)

Penulis : R. Dimar Herfano Akbar

Editor : Binti Q Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu