Hubungan Kadar Zat Besi dalam Darah terhadap Terjadinya Sariawan Berulang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh sabigaju com

Zat besi merupakan mikronutrisi pada tubuh manusia yang penting dan jumlahnya berlimpah dalam tubuh manusia. Kekurangan zat besi dapat mempengaruhi sistem imun dalam tubuh, karena zat besi merupakan mineral yang penting untuk diferensiasi dan pertumbuhan sel. Selain itu, sel darah putih yang bertugas untuk membunuh bakteri yang masuk dalam tubuh menjadi tidak efektif dalam bekerja, yang menyebabkan perubahan pada mikroorganisme rongga mulut dan meningkatkan intensitas keradanagan pada mukosa rongga mulut, termasuk timbulnya sariawan.

Reccurent Aphtous Stomatitis (RAS) adalah penyakit keradangan pada mukosa rongga mulut yang tidak memiliki penyebab yang pasti. RAS atau sariawan berulang terjadi akibat pengaruh hormon, penyakit sistemik, dan terjadi secara berkala. Pada penelitian sebelumnya, didapatkan bahwa RAS juga terjadi pada seseorang dengan kondisi kekurangan zat besi dalam darahnya.

Salah satu profesi yang membutuhkan banyak nutrisi termasuk zat besi, salah satunya adalah petugas kepolisian yang memiliki jam kerja tinggi. Agar dapat mengemban tugasnya dengan baik, petugas kepolisian harus memiliki nutrisi yang cukup. Oleh karena itu, peneliti ingin melihat kadar zat besi dalam darah dan tingkat kejadian sariawan pada petugas kepolisian lalu lintas (Polantas).

Pada penelitian lain, didapatkan hasil bahwa sariawan berulang muncul pada penderita dengan kadar zat besi dalam darah yang rendah. Namun, tidak spesifik disebutkan mengenai pekerjaan penderita. Pada penelitian ini juga dilakukan pemeriksaan terhadap kadar vitamin C, tannin, dan ekspos terhadap timbal akibat paparan saat bekerja di lalu lintas.

Hasil penelitiannya 66,6% penderita dengan defisiensi zat besi mengalami sariawan berulang secara berkala. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat terhadap pentingnya mineral dalam tubuh.

Artikel ini ditulis oleh: Dr. Titiek Berniyanti, drg., M.Kes

Http://www.ijphrd.com

Effect of Blood Iron Level on Prevalence of Reccurent Aphthous Stomatitis (RAS) in Traffic Police Officers. Titiek Berniyanti, Annisa Fardhani, Retno Palupi, Taufan Bramantoro, Doaa Ramadh, Aulia Ramadhani, Sarah Fitria Romadhoni. Ind J Pub Health Res Dev. 2019;10(8):638-643

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu