Selaras Bertransformasi, Kabinet B-PHA UNAIR 2020

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh BPHA FKM PSDKU UNAIR Banyuwangi

UNAIR NEWS –Terhitung sejak akhir Desember 2019, telah masuk masa kepengurusan B-PHA, HIMA Prodi Kesehatan Masyarakat Banyuwangi periode 2019/2020. Kabinet yang dicanangkan adalah kabinet Selaras Bertransformasi atau disebut SERASI. 37 pengurus telah dilantik dan inilah komitmen awal perjalanan mereka.

Xindy Imey Pratiwi, mahasiswa semester 6 Prodi Kesmas Banyuwangi, merupakan perempuan pertama yang menjadi ketua B-PHA. Dalam kabinet yang diusung, dia memilih seluruh Upper Management (Badan Pengurus Harian) adalah perempuan. Dia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan wujud dari emansipasi wanita itu ada. 

Saat ditemui pihak UNAIR NEWS beberapa waktu lalu, mahasiswa yang akrab dipanggil Imey itu mengatakan, fokus utama B-PHA tahun ini adalah meningkatkan rasa kekeluargaan. Tidak hanya itu, ia dan tim punya strategi khusus untuk mewujudkannya, yakni dengan adanya program kerja Quality Time (Q-Time). 

“Tahun lalu kegiatan ini hanya dilaksanakan secara formalitas dan diselenggarakan oleh satu divisi, tapi sekarang konsepnya berbeda, kegiatan dilakukan oleh seluruh biro divisi, melakukan duduk bersama dan sharing, gantian tiap angkatan, sehingga ketika ada kumpul seluruhnya, mereka datang dengan sendirinya,” terangnya.

Tak hanya kekeluargaan, sambungnya, kemampuan mahasiswa untuk berprestasi yang dulunya jarang terekspos dipermukaan rupanya juga menjadi fokus kabinet ini. Menurut Imey, hal itu bakal difokuskan dengan target minimal meloloskan satu perwakilan ke kegiatan study outbond.

Kita selaraskan dengan kekeluargaan, kita perjuangkan bersama untuk menembus prestasi teman-teman di kanca internasional,” tambahnya.

Dalam penjelasannya, Imey juga mengungkapkan bahwa hal yang ingin dirubah adalah partisipasi dan passion mahasiswa. Perubahan dilakukan melalui Q-Time dan public health euterpreunership. Dengan keyakinan 90%, Imey pribadi siap menjalankan tanggung jawabnya. 

“Saya yakin 90% bisa menjalankan proker ini, dengan sumber daya yang ada, dengan teman-teman yang saya pilih, saya yakin bisa mencapai proker tahun ini,” ungkapnya. “Manfaatkan jaring aspirasi, manfaatkan pojok opini, dan juga sampaikan keluh kesah ke pengurus B-PHA yang ada dan juga tanpa kalian kita tidak bisa apa-apa,” pungkasnya. Satu kata untuk B-PHA 2020, bisa. (*)

Penulis : Rista Novianti
Editor  : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu