Prof Badri Dorong Administratur dan Pengawas untuk Bangun Kesehatan Organisasi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Prof. Badri Munir Sukoco saat menyampaikan paparan tentang Kesehatan Organisasi. (Foto: Bastian Ragas)

UNAIR NEWS – Usai melangsungkan FGD dan presentasi poster, Raker-FGD dilanjutkan dengan paparan tentang “Kesehatan Organisasi” yang dipaparkan langsung oleh Prof. Badri Munir Sukoco, Ph.D. Paparan tersebut dilakukan di Ballroom Hotel Illira Banyuwangi pada Senin siang (27/1).

Pada saat membuka paparan Prof. Badri sedikit mengulas tentang capaian-capaian yang telah berhasil dilakukan oleh UNAIR. Dinamika yang terjadi dalam mencapai capaian itu, tandas Prof. Badri, tentu diperlukan kesiapan organisasi yang matang. Salah satunya, kesehatan organisasi.

Berbicara tentang “Kesehatan Organisasi”, menurutnya, hal itu sangat penting. Mengingat, tambah Prof. Badri persaingan antar organisasi, utamanya di bidang pendidikan sangatlah ketat. Prof. Badri juga mencontohkan beberapa lembaga pendidikan yang awalnya tidak masuk dalam jajaran kampus top, namun saat ini menempati posisi utama.

“Itu semua terjadi karena persaingan sangat ketat sekali. Dan hal ini yang menentukan adalah kesehatan organisasi,” tandasnya.

Selanjutnya, Prof. Badri juga menjelaskan tentang beberapa dimensi yang menentukan kesehatan organisasi. Menurutnya, ada sembilan dimensi yang perlu diukur, mulai dari hasil analisis, adanya arahan, koordinasi dan kontrol, serta budaya dan iklim yang baik. Tidak hanya itu, dalam menata agar organisasi senantiasa sehat, diperlukan motivasi, kepemimpinan, dan orientasi eksternal.

“Kita tidak akan pernah maju jika tidak mau beranjak dan melihat keluar,” tandasnya.

Sebelum menutup paparan, Prof. Badri meminta seluruh peserta membyka link survei kesehatan organisasi. Dalam link tersebut, dijelaskan bahwa organisasi yang sehat adalah organisasi yang selaras dengan aspirasi anggotanya.

“Dalam meningkatkan kinerja di UNAIR diperlukan salah satu alat manajemen strategis yang dapat memfasilitasi kualitas kesehatan organisasi,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu