UMY ke UNAIR, Bidang Hukum Paparkan Sistem Administrasi Paperless

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
DARI kanan, Kepala Bidang Hukum UNAIR Muhammad Syaiful Aris, S.H.,M.H.,LL.M., dan Kepala Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) UMY Muhammad Annas saat mengunjungi ruangan Bidang Hukum UNAIR. (Foto: Agus Irwanto)
DARI kanan, Kepala Bidang Hukum UNAIR Muhammad Syaiful Aris, S.H.,M.H.,LL.M., dan Kepala Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) UMY Muhammad Annas saat mengunjungi ruangan Bidang Hukum UNAIR. (Foto: Agus Irwanto)

UNAIR NEWS – Sekretaris Universitas Airlangga menerima kunjungan dari perwakilan Biro Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Ruang Sidang B, Kantor Manajemen Kampus C, pada Jum’ at siang (24/1/2020). Dalam kunjungan itu, delapan perwakilan Biro Hukum UMY melihat dan mempelajari sistem kinerja Bidang Hukum UNAIR.

Kepala Bidang Hukum UNAIR Muhammad Syaiful Aris, S.H.,M.H.,LL.M., menerima langsung kunjungan itu. Termasuk lima perwakilan unit di bawah Bidang Hukum UNAIR yang turut serta hadir dalam sharing dan diskusi tersebut.

“Sekretaris Universitas Airlangga terdiri atas dua bidang. Bidang hukum serta Bidang Administrasi dan Kearsipan,” ujarnya.

Dalam praktik kinerjanya, sebut Aris, UNAIR berusaha menekankan prinsip kecepatan dan paperless. Karena itu, di UNAIR, terdapat sistem yang dinamakan e-office.

“Penggunaan program ini (e-office, Red) sudah berjalan enam tahun. Paperless ini dimulai sejak tahun 2014,” tuturnya.

Perubahan pola kinerja dari paper ke paperless diakui Aris tidak mudah. Selain sebagai tantangan, hal itu juga merupakan sebuah tuntutan perkembangan perubahan masyarakat. Di UNAIR, sistem online dan digital tersebut terwadahi oleh Cyber Campus UNAIR.

“Kami melakukan beberapa program sosialisasi, pelatihan, pendampingan ke unit-unit dan bidang terkait di UNAIR,” tuturnya.

Di dalam sistem online, kata Aris, terdapat dokumen-dokumen yang sangat mungkin dibutuhkan oleh sivitas. Itu yang dipublikasikan dan dapat diakses umum. Sementara, dokumen yang berhubungan dengan hukum khusus akan terintegrasi dengan sistem cyber campus yang bersangkutan.

“Kalo yang berhubungan dengan arsip dokumen, terdapat arsip dengan jangka lima tahun (di sistem online, Red),” sebutnya.

“Kenapa lima tahun, karena pada jangka itu dokumen-dokumen masih berpotensi masih terkait,” katanya.

SUASANA diskusi di Ruang Sidang B, Kantor Manajemen Kampus C, pada Jum’ at siang (24/1/2020). (Foto: Agus Irwanto)

Sementara itu, Kepala Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) UMY Muhammad Annas menyampaikan terima kasih kepada Bidang Hukum UNAIR atas fasilitas sharing dan diskusi tersebut. Ia berharap pengetahuan baru dalam pengelolaan bidang hukm bisa diterapkan di UMY.

”Semoga ini (pengetahuan baru, Red) bisa kami aplikasikan di tempat kami. Terima kasih kepada Bidang Hukum Universitas Airlangga,” ungkapnya.

Usai menggelar diskusi tersebut, perwakilan Biro Hukum UMY berkesempatan melihat langsung sistem administrasi di ruang bidang hukum. Termasuk melihat pengelolaan arsip. Baik secara fisik maupun secara online. (*)

Penulis: Feri Fenoaria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu