Mahasiswa FKH Perkaya Pengalaman Melalui Magang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Potret salah satu kegiatan magang liburan mahasiswa FKH UNAIR Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi di berbagai bidang, khususnya dalam upaya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, Indonesia harus mampu menghadapi berbagai tantangan global. Tantangan fundamental itu, diperlukan usaha-usaha peningkatan dalam bidang efisiensi ekonomi, produktivitas tenaga kerja, kualitas sumber daya alam dan manusia, pendidikan serta kontribusi yang maksimal dalam membangun sarana dan prasarana untuk masyarakat.

Dunia kedokteran hewan sangat luas lingkupnya. Mulai dari kesehatan hewan, peternakan hingga kesehatan masyarakat veteriner termasuk lingkup spesies hewan yang ditangani oleh profesi dokter hewan juga sangat banyak. Ke depannya, dokter hewan dituntut lebih cermat dalam memaksimalkan potensinya agar siap terjun di masyarakat.

Sebagai bentuk persiapan menghadapi hal tersebut, sedari dini mahasiswa kedokteran hewan harus mengetahui hal tersebut. Oleh karena itu, libur semester merupakan suatu kesempatan yang tidak bisa dibiarkan begitu saja, khususnya bagi mahasiswa kedokteran hewan Universtas Airlangga. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengisi kekosongan tersebut, salah satunya yaitu melaksanakan magang.

Ditemui UNAIR NEWS, Moh. Arif Ma’ruf selaku ketua Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH) PSDKU di Banyuwangi periode 2020 menyampaikan bahwa magang merupakan suatu proses penting bagi mahasiswa untuk dapat bersinggungan langsung di lapangan dan mengenali lingkungan kerja dokter hewan. Dalam hal ini, HMKH melalui divisi Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) memfasilitasi mahasiswa yang memiliki keinginan untuk melakukan magang.

“Rekomendasi tempat magang yang sesuai dengan minat mahasiswa, proses pengajuan proposal dan Laporan Pertanggung jawaban (LPJ) magang merupakan bentuk fasilitas yang kami berikan kepada mahasiswa magang,” ujar mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Banyak tempat yang dapat dipilih mahasiswa untuk magang, mahasiswa dapat memilih sesuai dengan minat dan bakatnya. Mulai dari dinas terkait, perusahan ternak besar, ternak kecil, unggas, laboratorium, klinik dan masih banyak lagi.

Mahasiswa yang lebih akrab disapa Ayik ini menyebut, banyak hal yang dapat kita peroleh selama proses magang. Ilmu dan pengalaman selama mahasiswa magang dapat digunakan nantinya di dunia kerja. Ada kalanya di lapangan kita menemukan hal-hal yang tidak pernah dipelajari di perkuliahan sehingga menjadi pelajaran berharga saat magang. Suatu hal yang tidak kalah penting adalah relasi kita menjadi lebih banyak, mengasah softskill kita, bagaimana hidup bersosialisasi dengan orang-orang baru,dengan karakter-karakter baru serta dituntut untuk bekerja tim.

“Pengalaman saya sendiri, mahasiswa yang pernah mengikuti magang jauh lebih proaktif di perkuliahan dibandingkan dengan mahasiswa tidak pernah mengikuti magang,” tandasnya. “Magang itu tidak lantas membuat kita pintar, jadikanlah magang untuk membentuk pondasi yang kuat sebagai bentuk persiapan menuju pintar”, pungkasnya.

Penulis: Muhammad Suryadiningrat

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu