Mahasiswa KKN BV UNAIR, Bareng Polsek Setempat Peduli Penghijauan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Sesi foto bersama usai melakukan penghijauan bersama aparat setempat. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Back to Village (KKN BV) Universitas Airlangga yang berada di Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, mengadakan kegiatan bidang lingkungan. Yakni, dengan melaksanakan reboisasi hutan yang berlokasi di Dusun Ngesong pada Sabtu (04/01/2020). Kegiatan penghijauan tersebut bekerja sama dengan Polisi Sektor (Polsek) Kec. Banyakan, Kab. Kediri.

Kelompok yang terdiri dari 10 orang tersebut berasal dari fakultas berbeda yaitu FST, FKH, FEB, dan FK. Dwiky Rahmat Hidayatullah selaku penanggungjawab kegiatan lingkungan, mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut seperti gayung bersambut. Pihak mahasiswa mencanangkan program dan pihak polsek sudah menjadikan aksi peduli lingkungan sebagai tradisi dan sekaligus program nasional.

“Polsek setempat ini memiliki berbagai kegiatan dan proker yang bergerak di bidang lingkungan. Ketika sedang melakukan survei kami bertemu dengan salah satu polisi polsek tersebut yang sedang melaksanakan hal serupa untuk kegiatan reboisasi. Kemudian setelah berdiskusi, diajak untuk bergabung dalam kegiatan tersebut yang juga sejalan dengan kegiatan kami,”ungkapnya.

Kegiatan itu, sambungnya, juga dilaksanakan serentak oleh Polri di seluruh Indonesia. Untuk Kecamatan Banyakan sendiri, bekerja sama dengan pihak perhutani, pejabat kecamatan, koramil, puskesmas, mahasiswa KKN BV UNAIR, dan tokoh masyarakat. Dalam kegiatan tersebut terdapat bibit pohon jati dan mahoni yang akan ditanam dengan total dari kedua bibit tersebut yaitu 1000 pohon.

“Lokasi dipilih berdasarkan hasil laporan dari pemantauan satelit anoa yang dilaporkan ke pihak polres. Yakni lokasi yang pada tahun 2019 telah mengalami kebakaran sebanyak 4-5 kali, sehingga untuk mengatasi kondisi tersebut maka dilakukan reboisasi,” jelas mahasiswa yang akrab disapa Dwiky tersebut.

Penghijauan, lanjut Dwiky, diawali dengan berkumpul di titik kumpul. Setelah itu, semua bersama berangkat ke titik tanam. Untuk kemudian, acara tersebut dibuka oleh Kapolsek Kec. Banyakan AKP Sudadi. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kegiatan penghijauan diharapkan dapat menjadi ibadah dengan menanam satu pohon untuk kehidupan yang lebih panjang.

“Menurut penyelidikan dari Amerika, satu pohon yang tumbuh dan hidup nantinya dapat menghasilkan oksigen untuk dihirup oleh 1,5 orang. Bukan hanya itu saja, harapan lainnya kalau nanti suatu saat para mahasiswa 15 tahun kesini lagi dengan kehidupan yang berbeda, dapat menjadi cerita bagi generasi selanjutnya,” tutupnya.

Penulis: Athiya Adibatul Wasi Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu