Panitia Seleksi Harap Jaring Banyak Kandidat Calon Rektor UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
DARI kiri, Ketua PSCR 2020-2025 Prof. Dr. Suryanto, M.Si., Psikolog.; Ketua Senat Akademik Prof. Djoko Santoso dr., Ph.D., Sp.PD.K-GH.FINASIM.; Senat Akademik Prof. Djoko Santoso dr., Ph.D., Sp.PD.K-GH.FINASIM.; dan Sekretaris PSCR Dr. M. Hadi Shubhan, SH., MH.,CN., saat menggelar konpres usai sosialisasi pada Senin (6/1/2020) di Ruang Sidang 301, Gedung Kahuripan, Lantai 3, Kantor Manajemen Kampus C. (Foto: Agus Irwanto)
DARI kiri, Ketua PSCR 2020-2025 Prof. Dr. Suryanto, M.Si., Psikolog.; Ketua Senat Akademik Prof. Djoko Santoso dr., Ph.D., Sp.PD.K-GH.FINASIM.; Senat Akademik Prof. Djoko Santoso dr., Ph.D., Sp.PD.K-GH.FINASIM.; dan Sekretaris PSCR Dr. M. Hadi Shubhan, SH., MH.,CN., saat menggelar konpres usai sosialisasi pada Senin (6/1/2020) di Ruang Sidang 301, Gedung Kahuripan, Lantai 3, Kantor Manajemen Kampus C. (Foto: Agus Irwanto)

UNAIR NEWS – Agenda sosialisasi perdana Pemilihan Calon Rektor 2020-2025 Universitas Airlangga sukses digelar hari ini Senin (6/1/2020) di Ruang Sidang 301, Gedung Kahuripan, Lantai 3, Kantor Manajemen Kampus C. Dalam keterangannya pada sela-sela sosialisasi itu, Ketua Panitia Seleksi Calon Rektor (PSCR) Prof. Dr. Suryanto, M.Si., Psikolog., berharap ada banyak kandidat bakal calon rektor yang terjaring.

”Hari ini (Senin, Red) merupakan agenda sosialisasi pemilihan calon rektor 2022-2025 yang perdana kepada para pimpinan fakultas dan badan pertimbangan fakultas,” ujarnya di depan awak media.

Mengenai target berapa jumlah calon yang terjaring, Prof Suryanto menyebutkan bahwa timnya tidak mematok secara kuantitas berapa jumlahnya. Yang terpenting, para calon mampu menunjukkan dan memberikan kontribusi yang terbaik untuk kemajuan Universitas Airlangga.

”Selama ia (para calon, Red) mampu memberikan kontribusi secara baik untuk UNAIR, ini yang utama,” sebutnya.

Prof Suryanto mengungkapkan, mengenai calon rektor asing, UNAIR melalui aturan atau statutanya jelas sudah membeberkan perkara tersebut. Yakni, tiga unsur syarat umum untuk calon rektor adalah calon merupakan dosen tetap pegawai negeri sipil.

”Kalo melihat aturan itu, ya ia (calon rektor, Red) dosen, lalu dosen tetap, dan pegawai negeri sipil. Ditambah ia adalah doktor,” tuturnya.

Terkait aturan dan detail dasar pemilihan rektor, sebut Prof Suryanto, masyarakat dan sivitas akademika bisa melihat semua itu melalui laman pilrek.unair.ac.id. Termasuk mengenai tahapan-tahapan pemilihan.

Tahapan berikutnya, tutur Prof Suryanto, panitia berupaya menjaring para calon. Setelahnya, nama-nama itu bakal dipilih menjadi tiga kandidat oleh Senat Akademik dan Majelis Wali Amanat (MWA) UNAIR.

”Tiga nama itu nanti yang bakal megikuti uji masyarakat kampus. Yakni, memaparkan visi dan misi,” katanya.

Menambahkan pernyataan tersebut, Ketua Senat Akademik Prof. Djoko Santoso dr., Ph.D., Sp.PD.K-GH.FINASIM., menjelaskan bahwa pembukaan pendaftaran para calon rektor akan dibuka pada tanggal 20-30 Januari 2020. Diharapkan melalui proses yang baik tersebut, calon rektor UNAIR tetep mengedepankan pengabdian, tetap pada posisi pelayan, dalam proses-proses ke depan.

”Diharapkan rektor 2020-2025 ini tetap pada posisi pelayan walaupun merupakan orang nomor satu di Universitas Airlangga. Karena sebagai eksekutifnya, jadi harus pada posisi pelayan yang tetap bertakwa dengan humble, menguasai manajemen secara umum dalam taraf pendidikan, penelitian, dan pengabidan,” tuturnya. (*)   

Penulis: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu