PUSPAS UNAIR Resmikan Kantor Baru Bersama BSM

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PERESMIAN Kantor Cabang Pembantu Bank Syariah Mandiri cabang Universitas Airlangga dan kantor baru Pusat Pengelolaan Dana Sosial Universitas Airlangga oleh Prof. Dr. Muhammad Nasih, S.E., MT., Ak bersama jajaran dan beberapa pihak terkait. (Foto: Muhammad Alif Fauzan)

UNAIR NEWS – Pusat Pengelolaan Dana Sosial (PUSPAS) Universitas Airlangga berkesempatan untuk memiliki kantor baru. Peresmian kantor tersebut dilangsungkan dengan menandatangani batu prasasti pada Senin (30/12) bersamaan dengan peresmian Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang UNAIR yang sebelumnya berstatus sebagai Kantor Kas (KK).

Bertempat di Sekretariat PUSPAS, Kampus C UNAIR, peresmian itu turut dihadiri oleh jajaran pimpinan. Yakni, Prof. Dr. Muhammad Nasih, S.E., MT., Ak.; Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, M.Si.; Dr. Muhammad Madyan S.E., M.Si., M.Fin.; Prof. Ir. M. Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D.; Prof. Junaidi Khotib, S.Si., M. Kes., Ph.D., Apt., Drs. Koko Srimulyo M.Si., perwakilan BSM, Bank Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Bank Indonesia.

“Sebelumnya, Kantor PUSPAS terletak di gedung rektorat lantai tiga. Kemudian, pada hari ini kami bergeser ke ruangan yang baru. Proses pembangunan kantor dilakukan atas dukungan penuh dari pihak BSM, sehingga akhirnya letak kantor kami berdampingan,” terang Ketua PUSPAS UNAIR, Dr. Tika Widiastuti, S.E., M.Si., saat ditemui usai peresmian.

Menurut keterangan Dr. Tika, ada banyak bentuk kerja sama yang sudah terjalin antara BSM dengan PUSPAS UNAIR. Antara lain, mengelola dana sosial dan dana abadi, dukungan fundraising terhadap sivitas akademika, serta peran BSM sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU). Lebih luas lagi, keberadaan BSM juga dapat bermanfaat bagi masyarakat umum dalam pembiayaan multiguna, cicil emas, dan lainnya.

“Pada kesempatan tersebut, PUSPAS bersama BSM juga meresmikan fasilitas baru berupa scan barcode. Fasilitas itu dicoba langsung oleh Direktur OJK, Bapak Mulyanto. Beliau menjajal donasi wakaf uang melalui scan barcode. Prosesnya mudah. Dengan adanya perbankan, terutama BSM, masyarakat tidak lagi kesulitan untuk berwakaf,” ujar Dr. Tika.

Pihaknya berharap agar ke depan bisa semakin meningkatkan sosialisasi mengenai kemudahan sarana perbankan serta fasilitas PUSPAS kepada sivitas akademika maupun masyarakat luas. Tak hanya terbatas pada generasi tua melainkan juga generasi milenial. Semua itu dilakukan untuk mendukung apa yang menjadi mimpi UNAIR. Dalam target jangka panjang diharapkan akan ada bank wakaf sesuai dengan instruksi Prof. Nasih. (*)

Penulis: Nabila Amelia

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu