Aktif Mengikuti Organisasi, Niken Dwi Lestari, Wisudawan Terbaik Fakultas Kedokteran Hewan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Feri Fenoria Rifa'i

UNAIR NEWS – Semua pasti pernah menemui hambatan dalam hidupnya. Begitu pula dengan Niken Dwi Lestari, mahasiswa fakultas kedokteran hewan (FKH) yang mampu mengubah hambatan menjadi sebuah kekuatan.

Sempat berpikir untuk bekerja dan mengubur mimpi untuk kuliah, mahasiswa yang akrab disapa Niken itu kini justru berhasil lulus dengan IPK 3,73 dan meraih predikat wisudawan terbaik periode Desember 2019.

“Kedokteran hewan adalah impian saya dari dulu, tetapi setelah Bapak sudah berada di sisi Tuhan sejak saya berada dibangku SMA, masuk ke fakultas tersebut nampaknya menjadi hal mustahil. Ketika itu cita-cita saya untuk lanjut kuliah pernah mau hilang,” ungkapnya.

Kehilangan sosok penyemangat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, tidak serta merta membuat Niken menyerah, namun justru  semakin termotivasi. Niken pun mulai berusaha menggenjot nilai-nilai pelajarannya dan mencari informasi seputar beasiswa. Mahasiswa asal Gresik itu bersyukur bisa mendapatkan beasiswa bidikmisi.

“Ketika realitas datang bahwa ibu tidak mungkin menanggung kuliah saya, saya berusaha menggenjot nilai saya dan mencari informasi supaya dapat beasaiswa. Saya beruntung, berkat izin Tuhan dan do’a orang tua, saya mendapatkan beasiswa bidikmisi,” terangnya.

Tak menyia-nyiakan kesempatan, Niken berusaha sebanyak mungkin mencari pengalaman selama kuliah. Tak hanya aktif berorganisasi, namun juga magang, serta kegiatan pengabdian masyarakat.

Dirinya tercatat sebagai pengurus Kelompok Minat Provesi Veteriner Unggas dan Burung (KMPV-UBUR) serta anggota dari Kelompok Minat Provesi Veteriner Pet and Wild (KMPV-PW). Ia juga mengisi waktu liburan dengan magang di perternakan ayam dan di International Animal Rescue (IAR) Indonesia.

“Saya juga mengikuti kegiatan ekstra-kampus seperti pengabdian masyarakat yang bergerak untuk meningkatkan taraf kesehatan hewan dan manajemen peternakan di tingkat lokal, yaitu Meru Betiri Service Camp yang mencetak kader-kader konservasi untuk lebih peduli terhadap alam dan satwa liar seperti penyu,” jelas Niken.

Ditanya perihal rencana ke depan, Niken mengatakan ingin memulai karirnya sebagai dokter hewan praktisi dan berwirausaha.

“Tetap semangat, nikmati setiap prosesnya dan jadikan setiap hambatan sebagai sesuatu yang memperkuat diri kita dari sebelumnya,” pesan Niken kepada seluruh mahasiswa.

Penulis: Lailatul Fitriani

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu