Latihan Berbasis Rumah Tingkatkan VEGF Plasma dan ABI Pada Pasien Penyakit Arteri Perifer Ringan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh nulis.babe.news

Penyakit arteri perifer (PAD) ditandai dengan aliran darah yang tidak adekuat ke sirkulasi perifer karena akumulasi plak pada dinding arteri, sehingga terjadi klaudikasio intermiten. Sekitar 8 juta orang Amerika saat ini memiliki diagnosis PAD. Metode bedah atau non-bedah dapat diterapkan untuk mencegah perkembangan penyakit, meningkatkan kinerja fungsional, dan mengurangi klaudikasio intermiten pada pasien dengan PAD.

Selama dekade terakhir, beberapa percobaan telah dilakukan untuk merangsang proses neovaskularisasi, dengan tujuan mengembalikan perfusi otot pasca-iskemik pada pasien dengan PAD. Salah satu topik yang menarik adalah faktor pertumbuhan endotel vaskular A (VEGF-A, atau hanya VEGF). VEGF adalah promotor utama angiogenesis dan target utama terapi proangiogenik untuk PAD. VEGF plasma meningkatkan proliferasi dan migrasi sel endotel.

Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan olahraga meningkatkan kadar VEGF, sehingga latihan olahraga mungkin menjanjikan sebagai terapi proangiogenik dengan potensi rendah untuk efek samping yang berbahaya. Penelitian kami berusaha untuk lebih memahami efek latihan olahraga berbasis rumah pada tingkat VEGF dan indeks pergelangan kaki-brakialis (ABI) pada pasien dengan PAD.

Studi ini menunjukkan bahwa pelatihan olahraga berbasis rumah selama 8 minggu dikaitkan dengan peningkatan kadar VEGF yang bersirkulasi pada pasien dengan PAD. Pada jaringan muskuloskeletal iskemik pada ekstremitas bawah, peningkatan oksigenasi selama latihan olahraga merangsang pelepasan VEGF. Peningkatan ekspresi VEGF pada otot rangka dikaitkan dengan peningkatan signifikan dalam jumlah kapiler per otot. Peningkatan kepadatan kapiler dapat berkontribusi pada peningkatan kapasitas fungsional pada pasien dengan PAD.

Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa ABI membaik pada tungkai bawah kiri dan kanan setelah pelatihan olahraga pada pasien dengan PAD. Peningkatan ABI menunjukkan bahwa aliran darah distal melalui pembuluh darah kolateral membaik sebagai akibat dari arteriogenesis. Arteriogenesis yang disebabkan oleh olahraga melibatkan remodeling struktural, dimulai dengan pergeseran fenotipik, migrasi, dan proliferasi sel otot polos pembuluh darah, yang mengarah pada pembentukan neointima dan menyebabkan struktur pembuluh menjadi kontraktil. Olahraga juga meningkatkan kepadatan kapiler melalui proses angiogenesis, dan menghasilkan oksigenasi yang lebih besar. Ketegangan oksigen yang relatif rendah pada otot aktif adalah tanda penting angiogenesis sebagai hasil dari peningkatan regulasi VEGF. Stimulus mekanis dan metabolik seperti adenosin juga menginduksi angiogenesis pada otot aktif selama latihan.

Tes berjalan 6 menit digunakan dalam penelitian kami sebagai dasar untuk menyusun latihan olahraga berbasis rumah. Tes berjalan 6 menit adalah ukuran yang divalidasi dari daya tahan berjalan pada pasien dengan PAD. Latihan berbasis rumah secara signifikan meningkatkan jarak berjalan treadmill dan kinerja aktivitas fisik pasien dengan PAD. Oleh karena itu, kami menganggap latihan olahraga berbasis rumah sebagai alternatif dari latihan treadmill standar.

Latihan olahraga berbasis rumah pada pasien dengan PAD selama 8 minggu meningkatkan kadar VEGF plasma dan ABI. Kami percaya bahwa pelatihan ini memiliki efek menguntungkan pada pasien dengan PAD. Studi kami mendukung gagasan bahwa pelatihan olahraga untuk meningkatkan kondisi pasien dengan PAD dapat dilakukan di rumah.

Penulis: Johanes Nugroho

Detail tulisan ini dapat dilihat di:

https://www.vasculardiseasemanagement.com/content/effect-home-based-exercise-training-plasma-vascular-endothelial-growth-factor-and-ankle

Johanes Nugroho, MD, PhD, Risa Titis Wijayanti, MD. 2019. Effect of Home-Based Exercise Training on Plasma Vascular Endothelial Growth Factor and Ankle-Brachial Index in Patients With Mild Peripheral Artery Disease: A Pilot Study. Vascular Disease Management;16(12):E166-E169 issue volume 16 – issue 12.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu