Nilai Tensile Strength dan Fibrinogen Yield Pada Sediaan Lem Fibrin

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Warung Sains dan Teknologi

Lem fibrin merupakan produk biologis yang pada saat ini digunakan untuk menghentikan perdarahan, perekatan jaringan dan mempercepat proses penyembuhan luka. Pada proses pembuatan lem fibrin diperlukan komponen fibrinogen dan thrombin. Metode kriopresipitasi konvensional yang dilakukan di bank darah dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas komponen fibrinogen.

Metode beku kering dapat meningkatkan waktu retensi dari produk plasma pada suhu ruang. Fibrinogen yield dan tensile strength merupakan parameter kuantitatif dan kualitatif yang menunjukkan kualitas pembuatan lem fibrin. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya perbedaan antara tensile strength dan fibrinogen yield pada lem fibrin yang dihasilkan kriopresipitasi dengan dan tanpa metode beku erring. Penelitian ini memiliki desain penelitian eksprimental crossectional laboratorium invitro

Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan tensile strength dan fibrinogen yield dari sediaan lem fibrin yang berasal dari kriopresipitat dengan dan tanpa proses beku kering. Kandungan fibrinogen plasma dari sediaan  kriopresipitat tanpa metode beku kering 327,74 + 103,42 mg/dL dengan fibrinogen yield 1,38 + 0,25.  Kandungan fibrinogen dari kriopresipitat dengan metode beku kering 251,20 + 103,91 mg.dL dengan fibrinogen yield 1,04 + 0,25. Tensil strength dari lem fibrin yang berasal dari kriopresipitat tanpa metode beku kering 0,52 + 0,18, dengan metode beku kering 0,33 + 0,12.

Fibrinogen yield dan tensile strength dari sediaan lem fibrin berbeda bermakna antara preparasi lem fibrin dengan kriopresipitasi dengan dan tanpa metode beku kering. Perbedaan bermakna pada kedua parameter tersebut kemungkinan disebabkan adanya perbubahan struktur dan fungsi dai fibrinogen dalam proses kriopresipitasi dengan metode beku kering.

Penulis : Paulus Budiono Notopuro, dr, SpPK(K)

Informasi penelitian yang lebih lengkap dapat dibuka pada

https://indonesianjournalofclinicalpathology.org/index.php/patologi/article/view/1460/pdf

Paulus Budioo Notopuro. Tensile Strenth and Fibrinogen Yield in Fibrin Glue Preparatives with and without Freeze Drying Method. Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory. 201 July. 25(3) : 349-52. P-ISSN 0854-4263. E-ISSN 2477-4685

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu