Aplikasi Android untuk Wisata Kuliner di Surabaya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh mnews.co.id

Wisata kuliner sekarang menjadi wisata dengan dampak signifikan pada pengembangan suatu daerah. Hal ini menjadi sangat penting karena pengembangan potensi pangan regional yang tampaknya sudah mulai tergeser oleh produk asing dan makanan asing. Untuk alasan ini, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan potensi ekonomi ini dengan memberikan sentuhan atau dukungan untuk dapat menarik wisatawan lokal dan asing untuk menikmati masakan otentik daerah tersebut. Surabaya sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur, adalah salah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Dengan keberagaman dan keunikan potensi-potensi pariwisata yang ada di kota Surabaya, tentunya hal ini menarik wisatawan untuk berwisata ke kota Surabaya, Industri pariwisata di Jawa Timur sendiri memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi per tahunnya. Selain mengunjungi tempat- tempat wisata yang ada di Surabaya, tentunya para wisatawan juga mencari tempat makan untuk memenuhi kebutuhan kuliner mereka.

Sebagai kota besar yang terus berkembang, menjadikan Surabaya memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak dan terus bertambah. Dengan padatnya penduduk serta keanekaragaman suku dan ras menjadikan Surabaya memiliki beragam jenis makanan atau kuliner. Banyaknya lokasi wisata kuliner yang tersebar di kota Surabaya tidak semuanya dapat diketahui oleh para wisatawan, dikarenakan kurangnya informasi lokasi wisata kuliner. Dengan memanfaatkan kemajuan di bidang teknologi informasi yang sekarang semakin pesat, membangun suatu aplikasi sistem pendukung keputusan dapat membantu wisatawan dalam menentukan alternatif lokasi kuliner yang sesuai dengan kriteria. Selain itu informasi tersebut dapat digabungkan dengan pemetaan dimana lokasi wisata kuliner itu berada.

Dengan demikian informasi yang diperoleh tidak hanya tekstual tetapi juga dalam bentuk peta spasial atau interaktif. Banyak aplikasi seluler telah dikembangkan untuk membantu orang menentukan rute yang benar. Namun, beberapa aplikasi tidak mendukung fitur penting seperti menambah atau menghapus lokasi yang diinginkan seperti rumah sakit, hotel, restoran, tur di peta. Hari ini setiap orang selalu menggunakan perangkat yang dapat mendukung mobilitas seperti laptop, ponsel, tablet, dan sejenisnya. Menggunakan layanan lokasi, banyak informasi yang terkait dengan pengguna perangkat seluler dapat dikumpulkan. Pengetahuan tentang lokasi pengguna seluler dapat memberikan informasi melalui aplikasi kepada pengguna perangkat seluler. Pemilihan destinasi kuliner memiliki banyak kriteria, seperti harga, lokasi, kenyamanan, jenis menu, dan lain-lain.

Pilihannya juga subjektif, artinya setiap wisatawan memiliki preferensi berbeda dalam memilih destinasi kuliner. Aplikasi berbasis web dan mobile telah banyak dibuat untuk memudahkan para pecinta kuliner dalam menemukan lokasi kuliner terdekat. Namun, sebagian besar aplikasi web dan seluler lebih fokus pada jarak dan peringkat, sehingga kriteria lain seperti kenyamanan, beragam menu, harga, dan kehalalan jarang digunakan sebagai filter atau aturan tambahan. Faried Effendy, M.Kom, Taufik, M.Kom, dan Barry Nuqoba, M.Kom merancang aplikasi mobile yang memudahkan wisatawan Surabaya untuk memilih tujuan lokasi kuliner berdasarkan preferensi mereka.

Kriteria yang dipilih meliputi kenyamanan, variasi menu, harga, jarak, area parkir, fasilitas, layanan, dan kehalalan. Penelitian ini menggunakan konsep menggabungkan Decision Support System (DSS) dengan Geographical Information System (GIS) untuk membuat sistem rekomendasi otomatis, yang menerapkan metode Fuzzy TOPSIS. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu wisatawan di Surabaya menentukan lokasi tujuan kuliner dan dapat menampilkan rute menuju wisata kuliner yang diinginkan. Survei dan studi literatur dilakukan untuk mengetahui kriteria apa yang dipertimbangkan oleh wisatawan ketika memilih tujuan kuliner. Pada tahap ini, 50 responden akan memilih dan memverifikasi kriteria yang diperoleh dari studi literatur. Verifikasi ini digunakan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi berdasarkan kebutuhan pengguna. Setelah konfirmasi, kriteria yang diturunkan akan digunakan sebagai kriteria untuk memilih tujuan kuliner dalam sistem. Selanjutnya, hasil pengumpulan data tentang tujuan kuliner digunakan sebagai alternatif dalam sistem. Lima pakar kuliner akan menilai semua alternatif ini. Aplikasi ini dibangun dengan fitur minimal untuk pengguna akhir, sehingga untuk pengembangan lebih lanjut direkomendasikan aplikasi ini juga memiliki komunitas berbasis pengguna di mana semua pengguna dapat memposting ulasan, komentar, dan juga menilai sehingga peringkat kinerja masing-masing alternatif dapat ditentukan. Umpan balik ini dapat dikaitkan dengan tujuan kuliner sehingga aplikasi ini dapat menjadi platform yang efektif dan tidak memihak bagi orang yang membutuhkan rekomendasi tujuan kuliner.(*)

Penulis : Faried Effendy, S.Si., M.Kom.

Referensi : F. Effendy, Barry Nuqoba, and Taufik, “CULINARY RECOMMENDATION APPLICATION BASED ON USER PREFERENCES USING FUZZY TOPSIS,” IIUM Eng. J., vol. 20, no. 2, pp. 163–175, Dec. 2019.

https://doi.org/10.31436/iiumej.v21i1.1023

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu