Pentingnya Miliki Kreatifitas Diri dan Mindset Entrepreneur dalam Dunia Kerja

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Latiko Endi Rahmantyo, S.S., M.Hum saat menyampaikan materinya dalam workshop di Ruang Kahuripan Lt 3, Kantor Manajemen, Kampus C, pada Jumat (6/12/19). (Foto: istimewa).

UNAIR NEWS – Persiapan merupakan langkah awal sebelum melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan. Sama halnya dalam dunia kerja yang penuh dengan persaingan. Persiapan sangat penting untuk menunjang kelancaran pencapaian tujuan yang diinginkan dalam dunia kerja. Persiapan yang dilakukan bisa dari persiapan diri dan penunjang lainnya seperti curriculum vitae (CV).  

Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Airlangga (PPKK UNAIR) menggelar workshop bertajuk “Mempersiapkan Diri Memasuki Dunia Kerja” pada Jumat (6/12/19). Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Kahuripan Lt.3 Kantor Manajemen, Kampus C.

Prof. Dr. drg. Elly Munadziroh, M.S memberikan materi terkait membangun jiwa kewirausahaan. Menurutnya, banyak perusahaan membutuhkan kreatifitas dari karyawannya karena perusahaan mengerjar profit. Ia mengatakan pentingnya kreatifitas diri dan mindset enterpreneur. Kreatifitas bisa dipelajari dan kreatifitas dengan mindset enterpreneur saling berkesinambungan.   

“Jangan khawatir kreatifitas bisa dipelajari asal kita mau karena kreativitas itu dibutuhkan. Jadi orang yang punya mindset enterpreneur dan kreatif pasti akan memenangkan permainan,” ujarnya.  

Ia juga menambahkan, dengan memasuki era artificial intelligence orang dituntut untuk menguasai teknologi. Sehingga diharapkan mahasiswa dapat mengambil kursus untuk menambah skill pada diri.

“Sekarang sudah memasuki era artificial intelligence. Jadi, kalau ada waktu adek-adek ikut kursus-kursus untuk menambah skill dan IT karena mau gak mau teknologi itu harus kita kuasai,” tambahnya.  

Sedangkan Latiko Endi Rahmantyo, S.S., M.Hum, menjelaskan bahwa membuat lamaran kerja dan memilih bidang pekerjaan haruslah tepat. Ia mengatakan bahwa penulisan alamat pada CV tidak perlu sedetail mungkin. Namun yang lebih penting adalah foto dengan menggunakan jas rapi dan bermake up, mencantumkan sosial media, dan menuliskan pengalaman organisasi atau kerja yang relevan dengan pekerjaan yang dilamarnya.

Ia juga mengatakan bahwa dalam CV biasanya terdapat pencantuman kelemahan dan kekuatan diri. Menurutnya, banyak orang yang kesulitan dalam mencatumkan kekuatannya. Orang-orang lebih bisa mengidentifikasi kelemahan diri. Ia memberikan tips terkait hal itu dengan menanyakan kepada temen sendiri.

“Orang Indonesia jarang yang bisa mengidentifikasi kekuakatan, mereka lebih bisa mengidentifikasi kelemahan. Bagaiamana cara agar bisa mengidentifikasi kekuatan adalah dengan cara tanya temanmu,” ujarnya.

“Jangan pernah ada typo di surat lamaran anda karena typo itu menunjukkan kecerobohan anda. Isi dari surat lamaran harus beda pada setiap tempat yang di apply. Bedanya bisa berdasarkan softskill yang dibutuhkan untuk apply pekerjaan,” imbuhnya.

Penulis: Nur Rizky Rimadhani

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu