Sabet Beberapa Prestasi Internasional dan Nasional, Antarkan Fitra Jadi Mawapres FIB UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
FITRA Riyanto setelah menerima penghargaan mahasiswa prestasi FIB UNAIR (2/12/2019). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Fitra Riyanto, itu namanya. Mahasiswa Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga baru saja menerima penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi pada Senin (2/12/2019) lalu.

Capaian Fitra tersebut tidak terlepas dari prestasi yang diraihnya selama masa kuliah. Prestasi nasional hingga internasional sudah pernah diraihnya.

Prestasi internasional yang pernah ia raih antara lain menjadi pembicara di Conference di ITCAT 2018 Turki, CISAK 2018 Korea Selatan, dan delegasi Leadership camp di University of Malaya.Tidak hanya itu, diranah nasional ia juga pernah meraih beberapa juara I, II, dan III di berbagai kompetisi.

“Terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi FIB  2019 merupakan hal yang tak pernah saya bayangkan,” ungkap mahasiswa semester 7 tersebut.

Ia juga mengungkapkan hasil capaiannya tidak terlepas dari dukungan teman dan para dosen. Selama masa kuliah memang Fitra dikenal para dosen sebagai aktivis literasi dengan mendirikan Lingkar Prestasi (Lipres).

“Biasanya pemilihan mahasiswa berprestasi fakultas itu melalui tahap seleksi kategori semester 3 dan semester 5 tapi dengan rasa syukur saya masih mendapatkannya,” ujarnya.

Fitra juga merasakan gelar Mahasiswa Berprestasi kali ini berbeda. Hal tersebut karena penghargaan diberikan langsung oleh pihak petinggi FIB. Ia sangat bersyukur dan berterima kasih terhadap seluruh sivitas akademika FIB yang telah mengapresiasinya.

Ia menceritakan pada awal pendaftaran hanya diminta untuk melaporkan beberapa capaian prestasinya ditahun 2019. Tetapi justru ia mendapatkan undangan untuk menerima penghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi FIB 2019 di acara Dies Natalis FIB.

Fitra yang mengaku aktif mengikuti kompetisi nasional dan internasional juga tidak melupakan kewajiban sebagai mahasiswa pada umumnya. Ia tetap mengikuti perkuliahan dikelas dan aktif sebagai pegiat literasi.

“Sebagai manusia saya tetap memberi manfaat dengan belajar bersama teman yang membutuhkan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sejatinya gelar mahasiswa berprestasi bukan hanya dilihat secara akademik.  Namun bagaimana kemudian dapat dilihat sebagai manfaat bagi banyak orang.

Saat menerima gelar tersebut ia satu panggung dengan ketua departemen berprestasi dan dosen berprestasi FIB. Sebagai apresiasi, FIB memberikan penghargaan sebagai wujud telah memberikan tempat yang nyaman bagi sivitas akademika yang berprestasi.(*)

Penulis: Aditya Novrian

Editor: Khefti Almawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu