Goes to 500 WCU, UNAIR Teken MoU Kerja Sama dengan SPECS

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA menandatangani kerja sama dengan SPECS. (Foto: Muhammad Alif Fauzan)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia, terus melebarkan sayapnya di kancah internasional. Kali ini, UNAIR bekerja sama dengan Sustainable Premium Education Consultancy Services (SPECS), untuk memperkuat capaian  academic reputation UNAIR di tingkat internasional.

Bertempat di Ruang Sidang Pleno Gedung Rektorat Kampus C UNAIR, kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara UNAIR dengan SPECS pada Selasa (3/12/2019). Pihak UNAIR diwakili oleh Rektor UNAIR, Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA. sedangkan dari pihak SPECS diwakili oleh Wakil Ketua Eksekutif SPECS Prof. Mohammed Saeed.

UNAIR NEWS berhasil mewawancari Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih selaku Direktur Eksekutif Airlangga Global Engagement (AGE) pada Jumat (6/12/2019). Menurutnya, ini bukan kali pertama SPECS berkunjung ke UNAIR.

“Pertama kali SPECS datang ke UNAIR saat minggu ketiga bulan Juli. Jadi ini bukan yang pertama,” imbuhnya.

SPECS merupakan salah satu lembaga konsultan terkait dengan strategi peningkatan capaian internasionalisasi dari sebuah Perguruan Tinggi. SPECS membantu untuk mengembangkan potensi dan database yang dimiliki UNAIR agar bisa terinternasionalisasi.

Prof Nyoman menuturkan bahwa SPECS membantu UNAIR melakukan gap analisis terhadap capaian internasionalisasi UNAIR. SPECS memberikan arahan, konsultasi, strategi serta beberapa rekomendasi kepada UNAIR untuk mendukung internasionalisasinya ke depan.

“Kemudian kami menandatangani kerja sama dengan SPECS untuk memperkuat capaian dari academic reputation UNAIR,” imbuhnya.

Prof. Nyoman mengungkapkan bahwa ada tiga hal penting yang menjadi tujuan dari kerja sama antara UNAIR dengan SPECS. Selain memperkuat capaian dari reputasi akademik, tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memperkuat capaian kerja sama riset dan sitasi dengan  mitra yang ada di luar negeri.  

“Jadi kalau memperkuat kerjasama riset, nanti dampaknya pasti meningkatkan publikasi internasional yang akhirnya akan meningkatkan sitasi,” jelasnya.

Capaian-capaian internasionalisasi UNAIR ini, lanjutnya, tidak lepas dari kekuatan yang sudah terjalin pada kualitas pendidikan di UNAIR. UNAIR sudah memulai dengan langkah yang tepat, bisa dilihat dari kualitas pendidikan UNAIR yang terakreditasi internasional saat ini sudah meningkat tajam.

 “Tinggal SPECS ini kemudian memberikan konsultasi, arahan, strategi, serta masukan-masukan untuk UNAIR, karena sebagai konsultan dari eksternal pasti membaca data kita akan lebih detail,” jelasnya. (*)

Penulis: Sandi Prabowo

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu