Benang Merah

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Lektur ID

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang dipimpin oleh Bapak Abdullah Azwar Anas mengalami kemajuan yang nyata. Salah satu gebrakan yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Banyuwangi adalah tentang Mandat Penyelenggaraan Program-Program Studi baru di luar Kampus Utama (PSDKU), Universitas Airlangga di Banyuwangi.

PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi memiliki empat (4) program studi yaitu  S1 Akuakultur, S1 Kedokteran Hewan, S1 Akuntansi, dan S1 Kesehatan Masyarakat berdasarkan Keputusan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 24 Juli 2014 Nomor : 274/E/O/2014 tentang izin Penyelenggaraan Program Studi Di Luar Domisili Pada Universitas Airlangga di Banyuwangi. Pada tahun 2017 melalui Peraturan Menteri, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (PERMENRISTEKDIKTI) No. 1 Tahun 2017 tentang Perubahan, Pembukaan, dan Penutupan Program Studi Di Luar Kampus Utama Perguruan Tinggi.

Pada masa awal, kampus berpusat di SMAN 1 Giri yang beralamat di Jl. Wijaya Kusuma No. 113, Kecamatan Giri. Pada tahun 2017 tepatnya ketika angkatan ke-4 masuk, kampus memekarkan diri di SD Model Banyuwangi. Walaupun kampus sudah dibagi menjadi dua, fasilitas tak berubah secara signifikan.Pada tahun yang sama kampus PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi mengadakan akreditasi. Saat proses ini fasilitas kampus mengalami perkembangan yang signifikan. Penambahan Pusat Layanan Kesehatan salah satu yang tiba-tiba muncul. Namun, setelah proses akreditasi selesai dan seluruh program studi mendapat akreditasi B, lambat laun fasilitas kampus menjadi seperti semula. Lalu munculk pertanyaan, apa fungsi akreditasi tersebut?

Setelah beberapa masalah melanda kampus, beberapa perwakilan mahasisa melakukan proses audiensi. Sebenarnya proses audiensi sudah dilakuakan sejak angkatan pertaman, tetapi jawaban petinggi kampus masih normatif saja. Pada awal tahun 2019 tepatnya bulan April, perwakilan dari mahasiswa melakukan audiensi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Aula Minakjinggo. Saat itu Hadi Sekretaris daerah, Asisten Administrasi Pembangunan, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi. Namun saat audiensi tersebrut, lagi lagi hanya jawaban normative yang diberikan.

Menindaklanjuti hasil audiensi tersebut, Keluarga Mahasiswa mengadakan forum terbuka yang mengundang pimpinan kampus, perwakilan pemerintah kabupaten, dan seluruh mahsiswa. Pada forum tersebut juga dihadiri oleh Koordinatir PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi dan pemerintah kabupaten diwakili oleh beberapa unsur dari Dinas Pendidikan. Lagi-lagi jawaban normatif yang diberikan oleh coordinator maupun dari pihak pemkab. Hasil forum tersebut juga memunculkan tuntuan kepada kedua belah pihak untuk membentuk tim percepatan dan advokasi dalam pengembangan PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi.

Pada bulan Oktober 2019, perwakilan mahasiswa kembali mengirimkan srurat audiensi kepada pihak pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pihak Keluarga Mahasiswa dan pimpinan kampus bersinergi bersama-sama berjuang untuk forum audiensi yang direncanakan bulan Oktober 2019. Namun, entah dari pihak pemkab belum siap atau bagaimana, audiensi ini tidak jadi dilaksanakan. Padahal dari perwakilan mahasisiwa sudah tiga kali mengirim surat kepada pihak pemkab.

Pada hari Sabtu tanggal 16 November 2019 saat pembukaan acara malam puncak Dies Natalis Universitas Airlangga, Bapak Abdullah Azwar Anas selaku Bupati Kabupaten Banyuwangi memberikan pernyataan yang mengejutkan. Bapak Bupati menyampaikan bahwasanya pihak Universitas Airlangga  tidak menjalankan MoU yang sudah disepakati bersama, dalih tersebut dijadikan alasana mengapa tanah untuk PSDKU Universitas Airlangga yang nantinya akan berdiri sendiri belum jelas sampai sekarang.

Dari beberapa kasusu diatas dapat ditarik benang merah, bahwasanya kedua belah pihak dari Universitas Airlangga maupun dari pihak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi harus berkumpul menjadi satu forum untuk segera mengentaskan dan menjawab keresahan mahasiswa. Harapan dari penulis sendiri pertemuan kedua belah pihak harus segera terlaksana agar mungkin kegaduhan yang munkin bisa terjadi bisa segera diredam dengan jawaban yang nyata.

Penulis: Bondan Sigit Purnomo Aji (Ketua KM PSDKU UNAIR Banyuwangi 2019)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu