Duta Besar Ambassador Promosikan Kuliah di Polandia Kepada Mahasiswa UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Duta Besar Ambassador Polandia H.E Ms Beata Stoczynska berfoto bersama dengan Prof. Dra. Myrtati Dyah Artaria. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS- Dalam rangka mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dengan Polandia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR menggelar kuliah tamu bersama dengan Duta Besar Ambassador Polandia H.E Ms Beata Stoczynska. Kuliah tamu tersebut diadakan pada Rabu (27/11/2019) di Aula Adi Sukadana FISIP UNAIR.

Kedatangan Ms Beata Stoczynska serta rombongan dari kedutaan disambut oleh Prof. Dra. Myrtati Dyah Artaria Ma., Ph.D. dosen Antropologi, Siti Rokhmawati Susanto S.IP., MIR dosen Hubungan Internasional, serta beberapa pimpinan fakultas. Siti Rokhmawati yang kerap disapa Irma berharap dari kuliah tamu ini peserta paham seberapa jauh hubungan antara Indonesia dengan Polandia.

Mengawali kuliah tamu tersebut, Ms Beata Stoczynska menjelaskan kehadirannya pada kuliah tamu tersebut. Bahwa tugas Ms Beata sebagai ambassador adalah berbicara tentang Polandia, mengajak mahasiswa untuk melanjutkan kuliah di Polandia, serta hubungan relasi Indonesia dengan Polandia.

Sebelum menjelaskan tentang sejarah Polandia, Ms Beata Stoczynska mengatakan bahwa peserta perlu banyak belajar sedikit demi sedikit sejarah Negara. Sebab, melalui sejarah bisa mengetahui hal penting terkait sebuah Negara.

Polandia tergabung anggota NATO pada tahun 1999, lalu 5 tahun setelahnya Polandia tergabung di European Union (EU). “Menjadi anggota European Union (EU) tidaklah mudah. Banyak yang perlu diubah, termasuk perubahan sistem ekonomi di Polandia,” jelas Beata.

Dalam kesempatan itu, Beata memaparkan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dengan Polandia sudah terjalin sejak tahun 1955. Berbagai kunjungan dari Indonesia pun sudah dilakukan sejak Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno mengunjungi Polandia di tahun 1959.

Setelah itu, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri melakukan kunjungan di tahun 2003. Tak ketinggalan juga Presiden Pertama Polandia, Aleksander Kwasniewski, juga mengunjungi Indonesia di tahun 2004.

“Terdapat investasi tentang pembangunan di bidang energi di Lombok. Minggu depan saya mau melihat perkembangannya,” jelasnya.

Selain itu juga bentuk hubungan bilateral di bidang pendidikan Indonesia dengan Polandia berupa beasiswa untuk mahasiswa Indonesia yang berkeinginan melanjutkan kuliah di Polandia. Salah satunya adalah The Ignacy Lukasiewicz.

“Kedutaan kami aktif di media sosial Instagram, YouTube, Twitter, Facebook dan website. Akan ada informasi terkait beasiswa,” pungkasnya

Di akhir, Beata menjelaskan rata-rata biaya hidup di Polandia tidak terlalu tinggi. Tak kalah ketinggalan, keindahan tempat-tempat wisata di Polandia banyak yang bisa dikunjungi. (*)

Penulis : R. Dimar Herfano Akbar

Editor   : Binti Q Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu