Tingkatkan Perilaku Perawatan Luka Pada Anak Usia Sekolah Melalui Short Education Movies dan Demonstrasi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Kumparan.com

Anak usia Sekolah Dasar (SD) sedang aktif-aktifnya beraktifitas, mulai dari bermain hingga menyalurkan hobi lebih rentan mengalami cedera/ luka. Luka dapat menyebabkan infeksi apabila tidak ditangani dengan benar. Sehingga memerlukan perawatan luka sejak awal secara tepat. Namun, risiko dan angka cedera yang tinggi pada anak SD belum diimbangi dengan pengetahuan dan keterampilan anak.

Beberapa jenis cedera yang sering dialami oleh anak usia sekolah adalah luka lecet/memar, terkilir, luka robek serta luka bakar. Luka yang dialami ini sering tidak mendapatkan perawatan pertama yang tepat utamanya pada anak sekolah. Anak sekolah membiarkan saja luka tanpa mengobatinya,  mengobati namun tidak cuci tangan sebelum merawat luka, dan mengoleskan pasta gigi pada luka akibat tersiram air panas atau minyak panas. Pengetahuan dan tindakan yang kurang tepat dalam memberikan perawatan luka dapat menyebabkan penyembuhan luka terganggu atau bahkan menyebabkan terjadinya infeksi.

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan merubah sikap menjadi positif dan meningkatkan keterampilan rawat luka pada anak usia sekolah dasar bisa dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan. Salah satunya dengan metode demonstrasi dan media film pendek/ SEM (Short Education Movies). Metode ini tepat diberikan kepada anak usia sekolah, karena anak usia sekolah masuk pada tahap perkembangan operasional konkret sehingga membutuhkan situasi belajar yang nyata dan tepat. Pendidikan kesehatan dengan menggunakan film pendek (SEM) dan demonstrasi dapat meningkatkan pemikiran kreatif, memperkuat pemahaman visual, memberikan peran aktif kepada siswa serta efektif dalam proses pembelajaran.

SEM dan demonstrasi memberikan gambaran tentang konsep dan prosedur perawatan luka, hal ini telah memberikan pengalaman kepada anak sekolah dasar tentang perawatan luka secara lebih nyata. Film yang dikembangkan di sini adalah film pendek atau SEM (Short Education Movie) yang berisi tentang langkah-langkah merawat luka  serta 6 langkah cuci tangan. Pemberian informasi mengenai perawatan luka dan praktik perawatan luka metode demonstrasi dipadukan dengan media SEM berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik perawatan luka pada anak usia sekolah.

Penulis: Erna Dwi Wahyuni, S.Kep.Ns.,M.Kep.

Informasi hasil riset dapat dilihat pada link:

https://www.indianjournals.com/ijor.aspx?target=ijor:ijphrd&volume=10&issue=8&article=508

Wahyuni Erna Dwi, Murti Vinda Kuswana, Asmoro Candra Panji. 2019. Short Education Movies and Demonstration Methods Related to Elementary Student Wound Care Behavior. Indian Journal of Public Health Research & Development, Volume : 10, Issue : 8.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu