Sambut World AIDS Day, UK MAPANZA Fokus Hilangkan Stigma Negatif Pada ODHA

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

UNAIR NEWS – Hari AIDS Sedunia atau World AIDS Day selalu diperingati pada tanggal satu desember setiap tahunnya. Untuk menyambut hari tersebut Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Penyalahgunaan Napza dan Penyebaran HIV-AIDS (UK MAPANZA) Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan acara yang bertajuk “Merangkul ODHA, Hilangkan Stigma, Bersama Mapanza”. Acara tersebut dilaksanakan pada Minggu (01/12/19) di Taman Prestasi Surabaya.

Kegiatan itu merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh UK MAPANZA UNAIR. Namun tahun ini, mereka berfokus pada stigma negatif yang tertuju pada ODHA (orang dengan HIV/AIDS, Red). Nadifah selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa tema tersebut dipilih karena dalam masyarakat masih banyak beredar mengenai stigma negatif tentang ODHA yang menganggapnya memiliki latar belakang yang buruk.

“Masih adanya stigma-stigma negatif yang berkembang di masyarakat baik tentang ODHA-nya sendiri yang selalu dianggap memiliki latar belakang perilaku yang buruk, padahal belum tentu begitu,” ucap mahasiswi angkatan 2018 itu.

Acara tersebut terdiri atas beberapa serangkaian kegiatan. Di antaranya adalah penyuluhan tentang HIV/AIDS kepada pengunjung taman, kegiatan sharing bersama Kelompok Dukungan Sebaya Suara Berdaya Surabaya dan tes kesehatan gratis. Tujuan utama diselenggarakannya acara itu adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ODHA membutuhkan dukungan bukan cemoohan yang dapat menjatuhkan semangatnya (ODHA, Red) secara tidak langsung.

“Gunanya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat ODHA harus diberi dukungan dan dirangkul bukan malah dijauhi, dihindari, cemooh dan lain sebagainya,” jelas mahasiswa jurusan teknik gigi tersebut.

Sebagai mahasiswa, sambung Nadifah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi stigma negatif masyarakat kepada ODHA yakni dengan membuat kegiatan positif untuk memberikan wawasan kepada orang lain tentang HIV/AIDS serta pencegahannya dan memberi dukungan kepada ODHA serta orang-orang disekitarnya. Tidak hanya itu, mahasiswa juga harus bisa menghindari hal-hal yang berpotensi menjadi sumber penyakit HIV/AIDS seperti penggunaan narkoba. Media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk pemberian edukasi kepada masyarakat melalui cara yang lebih menarik dan kreatif.

Nadifah berharap dengan kegiatan itu, masyarakat bisa menambah wawasan terkait HIV/AIDS. Ia juga menyampaikan jika acara tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran HIV/AIDS di Indonesia.

“Ini (acara World AIDS Day, Red) merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran HIV/AIDS di Indonesia,” tutupnya. (*)

Penulis: Dita Aulia Rahma

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).