Bersaing dengan 13 Universitas, Mahasiswi UNAIR Raih Juara 2 Lomba Bedah Kasus Kependudukan BKKBN

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
NINDY Ayu Nuryuniaida ketika berhasil memenangkan lomba bedah kasus kependudukan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur di Harris Hotel & Convention Malang pada tanggal 23-24 Oktober 2019. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS – Tepat pada (23-24/10/2019) lalu, Nindy Ayu Nuryuniaida mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil menyisihkan peserta dari 13 universitas lain dalam lomba bedah kasus kependudukan perwakilan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Red) Provinsi Jawa Timur. Lomba tersebut merupakan serangkaian kegiatan dalam acara temu generasi muda peduli kependudukan 2019 dengan mengusung tema “Optimalisasi Pendidikan Kependudukan Jalur Formal untuk Meningkatkan Partisipasi Remaja dalam Mengatasi Dampak Kependudukan”. Acara itu diselenggarakan di Harris Hotel & Convention Malang, Jawa Timur.

Nindy, sapaan karibnya, mengatakan bahwa lomba tersebut terdiri dari dua babak. Babak pertama merupakan babak penyisihan tertulis yang kemudian hanya dipilih lima peserta untuk bisa lolos ke babak final. Penentuan pemenang dilakukan langsung oleh pihak BKKBN Provinsi Jawa Timur.

Sebagai mahasiswi jurusan akuntansi yang notabennya tidak terkait dengan masalah kependudukan. Nindy merasa sedikit kesulitan dalam melakukan persiapan untuk perlombaan tersebut. Namun berkat keaktifannya dalam mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa Kependudukan (UKM Kependudukan) UNAIR, dia mampu melewati semua kesulitan itu.

“Kesulitan karena latar belakang saya dari jurusan akuntansi yang kurang selaras dengan materi kependudukan sehingga saya membutuhkan tentor lain tapi alhamdulillah dibantu oleh kakak-kakak UKM Kependudukan,” ucap mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Usaha yang dilakukan Nindy tidak berujung sia-sia, ia berhasil dinobatkan sebagai juara 2 dalam lomba bedah kasus kependudukan tersebut. Itu semua tidak terlepas dari kesiapannya dalam mempelajari materi-materi yang akan diujikan untuk lomba. Nindy mengaku bahwa dia merasa bersyukur dan senang atas prestasi yang didapatkannya.

“Saya sangat bersyukur dan senang tentunya,” jelasnya.

Selalu berusaha yang terbaik, sambung Nindy, merupakan salah satu tips darinya untuk bisa memenangkan perlombaan. Menurutnya, berdoa kepada Allah dan meminta restu dari orang tua juga tidak kalah penting untuk dilakukan.

Hanya satu pesan Nindy kepada mahasiswa UNAIR agar turut termotivasi meraih prestasi. Kuncinya adalah berani mencoba mengikuti perlombaan. Entah di bidang akademik maupun non-akademik.

“Berani mencoba mengikuti lomba kejuaraan, baik akademik maupun non-akademik,” tutupnya. (*)

Penulis: Dita Aulia Rahma

Editor: Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu