Bulan Kesehatan Gigi Nasional RSGM UNAIR Adakan Pemeriksaan Gigi Gratis

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SALAH seorang pasien menjalani perawatan dalam acara perawatan gigi gratis “Ajak Keluarga Periksa Gigi Sekarang” pada Jumat (1/11/2019) di RSGM UNAIR. (Foto: Asthesia Dhea)

UNAIR NEWS Kesehatan gigi menjadi salah satu masalah yang sering dirasakan masyarakat di Indonesia, khususnya masyarakat Surabaya. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, terdapat 9 dari 10 anak mengalami gigi berlubang.

Maka dari itu, bersamaan dengan bulan kesehatan gigi nasional, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga mengadakan perawatan gigi gratis “Ajak Keluarga Periksa Gigi Sekarang”. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 30 Oktober hingga 1 November 2019 yang bekerja sama dengan RSGM UNAIR dan PT. Unilever Indonesia, Tbk sebagai sponsor.

Dr. Sindy Cornelia Nelwan drg., Sp.KGA(K) selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa, BKGN ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang rutin dilakukan dengan bekerja sama dengan PT. Unilever Indonesia, Tbk. Tahun ini sudah memasuki tahun ke 10 pelaksanaannya.

BKGN ini selaras dengan komitmen FKG UNAIR untuk dapat memberdayakan masyarakat Indonesia agar lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mampu menjaga kesehatan gigi mereka secara mandiri.

Dr. Sindy menyampaikan bahwa, pelaksanaan pada tahun 2019 panitia lebih pro aktif dibandingkan pada tahun sebelumnya. “Tahun ini kami lebih banyak pro aktif dibandingkan tahun sebelumnya. Tujuannya adalah agar semakin banyak masyarakat yang dapat menerima manfaat dari perawatan gigi gratis ini,” ujarnya.

Banyaknya pasien yang dirawat harus diimbangi dengan tepatnya perawatan yang diterima. Sehingga untuk itu, panitia melakukan screening (pemeriksaan awal) kepada calon pasien. Strategi ini juga bertujuan untuk efisiensi waktu pelayanan pasien di RSGM. Dalam pelaksanaannya, antusiasme masyarakat masih sangat tinggi, terbukti dalam tiga hari pelaksanaan tercatat lebih dari seribu pasien yang dirawat.

BKGN ini merupakan salah satu wujud dukungan FKG UNAIR terhadap program pemerintah ‘Indonesia Bebas Karies 2030’. Oleh karena itu, pada pelaksanaan BKGN tahun ini, lebih dari 50 persen pasien merupakan pasien anak-anak.

Riskesdas 2018 memperlihatkan bahwa 94,7% masyarakat yang menyikat gigi setiap hari, hanya 2,8% yang melakukannya di waktu yang tepat, yaitu dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur, serta 95,5% masyarakat Indonesia tidak pernah berkunjung ke tenaga medis gigi.

Oleh karena itu, BKGN tidak hanya melakukan perawatan gigi gratis yang meliputi perawatan pencabutan gigi, penumpatan, serta scalling (pembersihan karang gigi), namun juga memberikan edukasi kepada para pasien tentang cara menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta dengan melakukan gosok gigi masal yang dilakukan oleh para pasien anak-anak.

Sementara itu, Aryo D Kusumo drg., selaku humas Fakultas Kedokteran Gigi meluruskan kepercayaan masyarakat yang menyampaikan bahwa sehat itu mahal adalah sebuah kepercayaan yang salah. Sebab untuk sehat, biaya yang dikeluarkan sangat jauh lebih murah dibandingkan ketika sakit. Bahkan ketika sakitpun, semakin parah sakitnya, maka akan semakin mahal pula perawatannya.

Oleh karena itu, marilah kita semua lebih peduli terhadap kesehatan diri kita sendiri. Usahakanlah untuk datang ke dokter sebelum indikasi (tanda-tanda) sakit menjadi penyakit. Karena sehat itu murah dan sakit itu mahal. (*)

Penulis : Asthesia Dhea Cantika

Editor : Binti Q. Masruroh 

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu