Dosen UNAIR Teliti Dosis Optimal Ovaprim™ pada Induksi Pemijahan Ikan Wader Pari

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Feri Fenoria R

UNAIR NEWS – Ikan wader pari biasa dikenal dengan nama umum silver rasbora (Rasbora argyrotaenia) merupakan ikan dari golongan Rasbora yang terdistribusi secara alami di negara-negara Asia. Saat ini ikan wader pari menjadi salah satu komoditas budidaya air tawar bernilai ekonomis tinggi.

Sebagai komoditas ikan yang baru dibudidayakan, jumLah induk wader pari yang digunakanuntuk pemijahan masih sangat terbatas. Selain itu, pemijahan ikan wader pari juga bergantung pada musim. Berangkat dari permasalahan tersebut, Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si bersama tim melakukan penelitian terkait hal tersebut.

“Puncak musim pemijahan ikan wader pari terjadi antara bulan September dan Desember pada rentang suhu antara 25,5°C dan 31,6°C. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu diteliti metode pembenihan ikan wader pari secara tepat dan efisien. Induksi pemijahan merupakan salah satu metode pembenihan yang dapat digunakan untuk memaksimalkan pemanfaatan jumlah induk yang terbatas dan mengatasi permasalahan pemijahan yang bergantung pada musim pada ikan wader pari,” jelas dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) tersebut.

Dosen yang akrab disapa Darmawan tersebut menambahkan, pada penelitian terdahulu yang telah dilakukan, Ovaprim™ terbukti berhasil menginduksi pemijahan pada berbagai spesies ikan. Ovaprim™ merupakan produk komersial kombinasi dari salmon gonadotropin hormone-analogue (sGnRH-a ) dan domperidone (antidopamine) yang umum digunakan dalam induksi pemijahan ikan melalui perangsangan ovulasi dan spermiasi.

“Induk yang digunakan pada penelitian yang saya lakukan bersama tim berasal dari Unit Pelaksana Teknis Perikanan Budidaya Air Tawar (UPT PBAT) Umbulan, Pasuruan. Untuk parameter yang diamati yaitu fekunditas, diameter telur, derajat fertilisasi, derajat penetasan telur, dan tingkat kelangsungan hidup larva,” ujarnya.

Hasil yang didapatkan dari penelitian Darmawan bersama tim yaitu induksi pemijahan ikan wader pari menggunakan Ovaprim™ memberikan pengaruh terhadap fekunditas dan derajat fertilisasi, namun terhadap derajat penetasan telur, tingkat kelangsungan dan diameter telur tidak memiliki pengaruh. Dosis optimal Ovaprim™ pada induksi pemijahan ikan wader pari yaitu 0,7 mL/ kg bobot ikan dengan nilai fekunditas tertinggi dibanding perlakuan lainnya.

Penulis : Dian Putri Apriliani

Editor : Nuri Hermawan

Link :http://jurnal.unsyiah.ac.id/depik/article/view/14076

Ningrum, D.R.K., Budi, D.S., &Sulmartiwi, L., (2019). Induksipemijahanikan wader pari (Rasboraargyrotaenia) menggunakanOvaprim™ dengandosisberbeda. DepikJurnalIlmu-IlmuPerairan, PesisirdanPerikanan8(2): 117-124. 

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu