Guru Besar Muda UNAIR Kaji Korelasi Individu dengan Inovatifitas Produk

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Feri Fenoria R

UNAIR NEWS – Berita perihal hasil riset atau karya ilmiah, datang dari Guru Besar termuda Universitas Airlangga. Ialah Prof. Badri Munir Sukoco, Ph.D., yang mengulas tentang Inovatifitas Produk. Dalam paparan risetnya, guru besar yang kerab disapa Prof. Badri itu menjelaskan bahwa kinerja dan survival dari sebuah organisasi tergantung pada seberapa inovatifnya produk yang dihasilkan.

“Dengan kata lain, bila new product development (NPD) team hanya mengandalkan apa yang diyakini selama ini dan rutinitas yang dijalani sebelumnya, dapat dipastikan produk yang dihasilkan tidak akan inovatif,” ujarnya.

Jadi, sambung Prof. Badri, kemampuan NPD team untuk melakukan unlearning merubah keyakinan dan rutinitas. Pasalnya, untuk menyesuaikan dengan perubahan di lingkungan, akan menentukan seberapa berhasilnya organisasi dalam menghasilkan produk yang inovatif.

“Pertanyaannya adalah, apa yang menyebabkan NPD team melakukan unlearning?,” katanya.

Berbeda dengan lainnya, lanjutnya, dalam riset yang ia lakukan dan tim ada komposisi individu yang terdapat dalam NPD team yang dihadapkan oleh perubahan lingkungan yang dinamis. Hal itu, tandas Prof. Badri, tentu membuat anggota NPD team mengalami krisis dan kebingungan.

“Dengan anggota yang terdiri atas individu-individu yang selalu melihat sisi positif akan tantangan yang ada, diprediksikan NPD team akan mampu melakukan unlearning,” jelasnya.

Selanjutnya, Prof. Badri mengatakan bahwa individu yang memiliki kemampuan diri tinggi akan berusaha mengeksekusi tugas yang diembankan sebaik mungkin. Tidak hanya itu, sambung Prof. Badri, individu yang memiliki resiliency tinggi juga akan melakukan proses-proses untuk beradaptasi melalui improvisasi-improvisasi dalam menghadapi tantangan dan ketidakpastian yang dihadapi.

Pada akhir, tandas Prof. Badri, individu yang memiliki optimisme tinggi tidak hanya memiliki inner-drive tinggi, namun juga bagaimana menyikapi kondisi external agar tujuan yang akan dicapai secara realistis akan tercapai.

“Untuk mengembangkan produk baru yang inovatif, NPD team dengan optimisme yang tinggi akan tidak segan-segan melakukan unlearning agar produk yang dihasilkan inovatif,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawn

Editor: Khefti Al Mawalia

Referensi:

https://www.worldscientific.com/doi/abs/10.1142/S1363919617500323

Badri Munir Sukoco and Les-Tien-Shang Lee (2017). The Effects of Psychological Capital and Team Strain on the Effectiveness of NPD Teams: The Moderating Role of Perceived Diversity Climate. International Journal of Innovation Management, 21(6): 1750032-1 – 1750032-30; https://doi.org/10.1142/S1363919617500323

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu