UNAIR Semakin Perkuat Inter Profesional Education Lewat Loka Karya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Sesi foto bersama peserta dan pemateri Loka Karya IPE di UNAIR. (Foto: M. Alif Fauzan)

UNAIR NEWS – Inter Profesional Education (IPE) yang digagas oleh Direktorat Pendidikan Universitas Airlangga terus mendapatkan perhatian yang serius. Mulai dari pengembangan program yang terus masif hingga berbagai kerja sama dan inovasi yang dilakukan di dalamnya.

Kali ini, Direktorat Pendidikan kembali meningkatkan kualitas IPE dengan Loka karya Formulasi Assesment Penilaian Aktivitas Program Inter Profesional Education (IPE). Bertempat di Ruang Sidang Kampus C UNAIR pada Kamis (14/11), acara tersebut dibuka langsung oleh Prof. Bambang Sektiari selaku Direktur Pendidikan. Dalam sambutannya Prof. Bambang menegaskan bahwa IPE sudah menjadi sebuah kebutuhan yang sangat diperlukan di iklim akademik kampyus.

“IPE ini sesuatu yang kita butuhkan dan harus dikembangkan. Semoga langkah ini semakin sukses dan menjadi salah satu upaya kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya.  

Selanjutnya, hadir sebagai pemateri kegiatan loka karya Dr. Widya Wasityastuti, M.Sc., M.Med.Ed., Ph.D., dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada. Dalam kesempatan itu, ia membahas “Teknik Assesment Penilaian  Aktivitas Program KKN IPE (Sharing Experience from CHFC UGM). IPE, menurutnya, dinilai sebagai program kolaboratif yang efektif dan bisa menudukung banyak hal dalam pendidikan dan pembelajaran.

“Dengan ini kami berharap ada efek positif ke depannya,” tandasnya. “Ini yang menjadi sprit kami dan kami tidak sekadar kuliah dan sharing. Tapi ada praktik yang nyata dalam keterkaitan,” imbuhnya.

Dalam praktik di UGM, ia juga menjelaskan bahwa program IPE yang diimplementasikan dalam bentuk CHFC dilakukan dengan berlanjutan. Fase pertama mahasiswa semester awal, untuk belajar kompetensi interdisiplin dan semester selanjutnya, mahasiswa memiliki potensi untuk inter profesional.

“Ada empat poin CFHC – IPE UGM yang kami tekankan, mulai dari nilai dan etika, pemahaman terhadap alur dan tanggung jawab, kemampuan komunikasi, dan kerja tim,” ungkapnya.

Pada akhir, ia juga menegaskan, perihal metode assesment yang digunakan, pihaknya lebih menekankan dalam ranah pengetahuan, ketrampilan, sikap, dan perilaku.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu