Panen Raya Ikan Semarakkan Dies Natalis UNAIR Ke-65

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PEMBAGIAN bingkisan ikan kepada masyarakat setelah jalan sehat. (Foto: Dimar Herfano)

UNAIR NEWS – Pada tanggal 10 November 2019, Universitas Airlangga resmi merayakan hari jadi yang ke-65. Beragam rangkaian kegiatan dimulai pada (9/10) dan diakhiri pada (15/10). Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-65 diawali dengan senam, jalan sehat, serta panen raya ikan di Danau Rektorat Kampus C UNAIR.

Rektor UNAIR Prof. Nasih beserta pimpinan turut serta memeriahkan panen raya ikan. Terdapat seremonial penarikan jala yang berisi ikan-ikan berukuran besar. Seremonial penarikan jala dipandu oleh Wakil Dekan I Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR Dr. Endang Dewi Masithah Ir., MP.

“Tetap bersama-sama dengan masyarakat, bagaimanapun kampus hidup ditengah-tengah bersama dengan masyarakat. Berkembang bersama dengan masyarakat, bukan hanya kampus yang berkembang,” tutur Prof. Nasih

Prof. Nasih berpesan kepada mahasiswa UNAIR untuk tidak jauh-jauh dari masyarakat. “Masyarakat itu Ibu anda, almamater juga ibu anda,” ungkap Prof. Nasih sambil menyerukan slogan UNAIR HEBAT. Prof. Nasih beserta jajaran lantas menarik tali kampar dengan ujung terikat jala berisi ikan patin dan bawal hitam berukuran besar.

Untuk tahun 2019, UNAIR menyelenggarakan panen raya ikan dengan memanen ikan yang hidup di danau rektorat. Kemudian, hasil panen tersebut dibagikan secara gratis kepada masyarakat setelah senam dan jalan sehat. Sebelum proses pemanenan ikan dilaksanakan, kolam rektorat dikeringkan terlebih dahulu. Hal tersebut membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu.

Sebanyak 1.096 bingkisan masing-masing berisi 2kg ikan seperti nila dan mujair. Ikan yang dipanen sebanyak 2-4 ton didominasi oleh ikan nila, mujair, lele, mas, dan bandeng. Untuk mendapat bingkisan, masyarakat menukar kupon jalan sehat di area danau.

“Animo masyarakat luar biasa. Saya melihat antusias masyarakat ikut senam, jalan sehat, dan bisa menikmati makan sehat dari ikan. Ini bukti bahwa UNAIR dicintai oleh masyarakat,” ujar Prof. Mirni, Dekan FPK.

Proses memanen ikan di danau dimulai pada Jumat malam (8/10) diawali dengan menyebar jala terlebih dahulu. Ikan lantas disortir dan dipacking dengan es batu. Tujuannya agar ikan tidak cepat busuk untuk keesokan harinya. (*)

Penulis : R. Dimar Herfano Akbar

Editor   : Binti Q Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu