“Iwak Sharing” Wujud Kepedulian BEM FPK Terhadap Masyarkat Tuna Indra di YKPTI Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Kegiatan menghias Totebag di YKPTI Banyuwangi. (Foto Nabila Salsabila)

UNAIR NEWS – Salah satu peran sentral dari organisasi kemahasiswaan di kampus selain media pembelajaran, juga berfungsi sebagai media pergerakan mahasiswa untuk merealisasikan Tridharma perguruan tinggi tak terkecuali BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FPK (Fakultas Perikanan dan Kelautan). Pada Minggu lalu (3/11) mengadakan kunjungan ke PSDKU Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi untuk mengadakan pengabdian masyarakat (pengmas) dalam kegiatan bertajuk “Iwak Sharing (Waring)” bersama dengan HIMAKUA (Himpunan Mahasiswa Akuakultur).

Saat ditemui oleh tim UNAIR NEWS pada Minggu (10/11), Maria Nurul Islami selaku PIC (Person In charge) atau penanggung jawab kegiatan waring ini mengatakan bahwa ini adalah kegiatan berbagi kasih dari warga FPK kepada masyarakat kebutuhan khusus atau tidak mampu. Tujuan utama dari kegiatan ini, sambungnya, adalah untuk mewadahi warga FPK yang ingin berbagi dan juga berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan.

“Waring adalah kegiatan berbagi kebahagian kepada mereka yang kurang mampu dan juga orang-orang berkebutuhan khusus melalui sumbangsih dari warga FPK yang ingin berbagi, yang tujuan utamanya untuk mewadahi warga FPK yang suka berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” jelas Maria.

Baru kali ini, tambah Maria, Waring diadakan Banyuwangi tepatnya di di YKTPI (Yayasan Kesejahteraan dan Pendidikan Tuna Indra) karena memanfaatkan program tahunan dari BEM yakni silaturrahmi ke FPK PSDKU. Menurutnya, dari Departemen Sosial Masyarakat (sosmas) menginisiasi untuk mengisi kunjungan BEM FPK kali dengan sesuatu yang bisa bermanfaat yaitu dengan Waring.

“Jika dikatakan kolaborasi dengan HIMAKUA sih tidak, karena mereka hanya meminta bantuan untuk mengumpulkan massa dan beberapa peralatan dari kampus. Semua konsep acara dan dana murni dari departemen sosmas BEM FPK. Seperti halnya kunjungan BEM FPK ditahun sebelumnya, hanya saja ini diisi dengan pengmas, jadi kita hanya menjadi makmum saja,” ujar Indra Wicaksono selaku ketua HIMAKUA.

Menutup perjumpaan dengan tim UNAIR NEWS, Maria mengatakan bahwa fokus utama dari kegiatan Waring adalah mengajak mereka yang berkebutuhan khusus untuk berinteraksi dan bersosialisasi. Tidak hanya itu, tandasnya, dengan hal itu diharapkan agar mereka tidak lagi minder untuk berkumpul dengan orang lain sehari-hari.

“Kegiatan utama dari waring di YKTPI kemarin adalah kita memberikan Totebag untuk mereka hias dan mereka simpan serta penampilan-penampilan dari mereka yang kita bertema Musik karena notabene dari mereka suka dengan musik,” pungkasnya.(*)

Penulis: Ivan Syahrial Abidin

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu