UKTK UNAIR Sabet 2 Gelar Juara Sekaligus di Gebyar Festival Tari Nasional 2019

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Tim UKTK UNAIR saat memperoleh juara. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Pemilik jargon “titituittttt yaaaaaa” yang selalu di lantangkan oleh Unit Kegiatan Tari dan Karawitan Universitas Airlangga (UKTK UNAIR) kini kembali menunjukkan prestasinya di ajang Festival Tari tingkat Nasional. Dalam ajang rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Unit Aktifitas Tari dan Karawitan (UNITANTRI) Universitas Brawijaya ini, UKTK UNAIR berhasil menyabet juara 1 dan Juara kontingen favorit dalam acara yang berlangsung selama 2 hari (8-9/11).

Acara yang berlangsung di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya itu berlangsung sangat meriah. Ditambah dengan suporter dari kontingen UNAIR yang sangat antusias dengan penampilan dari kontingennya sendiri. Selain Festival tari tingkat nasional yang diikuti oleh perguruan tinggi Indonesia, festival ini diikuti juga oleh fakultas-fakultas yang ada di Universitas Brawijaya.

Pada kesempatan ini, persiapan UKTK UNAIR untuk menghadapi lomba hanya dengan waktu latihan 1 bulan saja. Tampil dengan membawakan karya tari yang berjudul “Luh Kabendung” sepanjang kurang lebih 9 menit, yang mana cerita ini mengangkat legenda dari Kabupaten Ponorogo, yaitu cerita Suminten yang dikaitkan dengan fenomena ‘bucin’ yang saat ini sedang trending. Karya ini murni diciptakan oleh Unit Kegitan Tari Karawitan Universitas  Airlangga, mulai dari pembuatan konsep karya, pengolahan gerak dan penciptaan musik.

Menurut Dwi Retno, selaku wakil ketua UKTK 2019  berharap bahwa UKTK UNAIR dapat menghasilkan karya dan selalu mencetak prestasi di event-event bergengsi selanjutnya. Tak lupa ia juga berpesan kepada seluruh anggota UKTK untuk tetap semangat dalam berproses dan tidak cepat merasa puas atas prestasi yang telah diperoleh.

“Harus semangat dan jangan mudah merasa puas,” tandasnya.

Akhirnya UKTK UNAIR berhasil kembali meraih gelar Juara 1 di ajang Gebyar Festival Tari Tingkat Nasional ke XXVII yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya, setelah terakhir kali mengikuti festival ini pada tahun 2014. Sebagimana pada saat itu juga berhasil meraih Juara Umum dengan banyak kategori yang didapatkan, mulai dari  penyaji terbaik, koreografer terbaik, komposer terbaik, konseptor terbaik dan juga naskah tari terbaik.

Penulis: Grandy Galang R

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu