Tim Biozfer UNAIR sabet Medali Emas di International Invention & Innovation Competition Malaysia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
TIM Biozfer saat Menerima Penghargaan Gold Medal oleh Perwakilan MNNF Network. (Foto: Dok. Pribadi)
TIM Biozfer saat Menerima Penghargaan Gold Medal oleh Perwakilan MNNF Network. (Foto: Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Tim Biozfer Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil sabet prestasi membanggakan di Malaysia pada acara International Invention & Innovation Competition (InIIC) Series 2/2019. Prestasi yang diraih berupa penghargaan medali emas pada kategori inovasi claster perguruan tinggi.

Tim Biozfer tersebut terdiri atas lima mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR. Mereka adalah Moh. Wahyu Syafi’ul Mubarok, Chairunisa Firdaus, Windy Seftiarini, Rohim Ariful, dan Indah Wulandari. Event InIIC tersebut berlangsung pada Sabtu, 2 November 2019 di Palace of the Golden Horses, Selangor, Malaysia.

Menurut Chairunisa Firdaus selaku CEO Biozfer, mereka menerima LoA pada tanggal 5 oktober 2019, dan langsung mempersiapkan pembuatan paspor. “Kami membuat paspor dengan waktu yang terbatas karena tanggal 31 Oktober harus berangkat dan Alhamdulillah bisa terselesaikan. Pada sisa waktu yang sangat terbatas itu, kami juga melakukan persiapan materi dan presentasi yang akan kami suguhkan di sana,” jelas Chairunisa.

Saat berlangsungnya event, tim Biozfer memaparkan gagasannya pada dua juri. Presentasi yang dilakukan berjalan lancar dan dewan juri memberikan respons ketertarikan terhadap ide yang disampaikan tim Biozfer.

Bukan hanya itu, dewan juri bahkan memberikan beberapa kali ucapan apresiasi terhadap hadirnya proyek Biozfer. Tiba pada saat akhir acara, tim Biozfer berhasil mendapatkan medali emas pada kategori inovasi claster perguruan tinggi. Hal tersebut sangat membanggakan karena juga merupakan kali pertama tim Biozfer mengikuti kompetisi internasional.

Biozfer sendiri merupakan start-up yang mempermudah para saintis dalam mencari bahan dan alat-alat penelitian. Selain itu, dalam aplikasi Biozfer terdapat fitur menarik seperti B-Magz, B-Caster, B-Talk yang berisi konten menarik dan inspiratif bersama influencer dan tokoh bidang sains.

Biozfer juga merupakan marketplace online pertama yang menyediakan alat dan bahan penelitian, mulai dari tabung reaksi hingga isolat mikroba. Biozfer menjadi apps yang terpercaya karena mencantumkan spesifikasi yang jelas tentang alat yang dijual dan laboratorium terpercaya yang dapat menyediakan bahan penelitian.

“Pada kesempatan tersebut tentu kami bangga bisa membawa nama almamater Universitas Airlangga dan mengenalkan Biozfer di kancah Internasional. Selain itu, kami berkesempatan mempublish Biozfer pada buku berjudul Leading Towards Creativity & Innovation Series 2 yang diterbitkan oleh MNNF Publisher,” pungkas Chairunisa.

Dengan diraihnya prestasi membanggakan tersebut, harapannya dapat membuat tim lebih semangat dalam mengembangkan Biozfer ke depan. Selain itu, semoga dapat memotivasi mahasiswa UNAIR lainnya dalam berkompetisi maupun berinovasi yang bermanfaat untuk bangsa. (*)

Penulis: Muhammad Wildan Suyuti

Editor: Feri Fenoria Rifa’i




Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu