Kembali Adakan Taiwan Higher Education Fair, UNAIR Terus Dorong Penguatan Kolaborasi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
TIGA dari kiri, Wakil Rektor UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM., berfoto bersama dengan perwakilan universitas dari Taiwan usai membuka Taiwan Higher Education Fair (THEF) pada Kamis (7/11/19) di Lobby Hall, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR. (Foto: Agus Irwanto)
TIGA dari kiri, Wakil Rektor UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM., berfoto bersama dengan perwakilan universitas dari Taiwan usai membuka Taiwan Higher Education Fair (THEF) pada Kamis (7/11/19) di Lobby Hall, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR. (Foto: Agus Irwanto)

UNAIR NEWS – Memperingati Dies Natalies Ke-65, Universitas Airlangga kembali menggelar acara progresif yang mendatangkan berbagai universitas dari Taiwan dalam Taiwan Higher Education Fair (THEF). Acara yang dikoordinatori oleh Airlangga Global Engagement (AGE) tersebut dibuka pada Kamis (7/11/19) di Lobby Hall, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR.

Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., yang menyambut perwakilan universitas dari Taiwan di Balairua mengungkapkan terima kasih dan pentingnya acara tersebut. “Universitas-universitas di Taiwan memiliki progress yang luar biasa. Kedekatan yang kita jalin di acara ini kami harapkan mampu meningkatkan join research, exchange, maupun jalinan relasional yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Taiwan Profesor Chen Ying Huei Ph.D memberikan sambutan dengan menekankan tingginya benefit yang didapat dari kedua pihak melalui THEF. “Ada lebih dari 5.000 mahasiswa Indonesia di Taiwan. Dan, jumlahnya terus bertambah. Bahkan, Indonesia menempati empat peringkat teratas mahasiswa asing terbanyak,” jelas dekan International College Asia University tersebut.

“Dari Taiwan, acara ini kami harapkan mampu meningkatkan pamor universitas kami di UNAIR. Kami telah menjelajah ke lima belas universitas di Indonesia. Dan hal yang berani kami tawarkan selain international collaboration adalah pendidikan vokasional yang selama ini kita tahu masih dibutuhkan oleh beberapa kampus di Indonesia,” jelasnya.

Menambahkan terkait kerja sama itu, Wakil Rektor UNAIR, Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM menyebutkan bahwa target 500 besar world class university dan dibukanya lima program studi baru di UNAIR tahun depan menggambarkan signifikansi dari THEF. “Amanat yang diberikan pemerintah Indonesia ke UNAIR salah satunya dapat kami wujudkan dengan international collaboration. Dari Taiwan Expo, ini kami persilahkan kepada hadirin sekalian untuk membuka networking, mengumpulkan informasi, serta menjalin pertukaran budaya dan pelajar antar negara,” kata Djoko.

Prof. Djoko menggaris bawahi bahwa THEF menjadi acara yang menjanjikan bagi masa depan sivitas akademika UNAIR. Derajat lulusan bidang akademik dan vokasional Taiwan yang lima puluh berbanding lima puluh menjadi hal yang mampu dipelajari UNAIR untuk mendirikan program studi baru.

Taiwan Higher Education Fair sendiri merupakan rangkaian Airlangga Global Day yang akan diadakan pada Kamis (7/11/19) hingga Jumat (8/11/19). Selain Taiwan, beberapa negara lain akan turut memamerkan pendidikannya sebagai bagian dari pertukaran informasi dan relasi antara UNAIR dan universitas partnership lain di berbagai negara. (*)


Penulis: Intang Arifia

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu