Sudahkan Kita Benar Memperlakukan Buku supaya Tidak Mudah Rusak?

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi buku. (Foto: unsplash.com)
Ilustrasi buku. (Foto: unsplash.com)

UNAIR NEWS – Buku adalah sumber informasi yang dimiliki oleh hampir seluruh orang di dunia. Meskipun begitu, banyak dari kita mungkin belum tahu bahwa hal-hal kecil yang sering kita lakukan ternyata dapat merusak buku.

Ditemui tim UNAIR News beberapa waktu lalu, Tiara Kusumaningtiyas, S.Hum., M.Hum selaku dosen D3 Perpustakaan Universitas Airlangga (UNAIR) mengatakan bahwa ada beberapa hal sederhana yang ternyata dapat merusak buku.  “Ada beberapa hal yang biasa kita lakukan ternyata berpotensi merusak buku. Karena kita menganggap hal itu benar untuk dilakukan”, ungkapnya.  

Tiara, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa kebanyakan orang beranggapan bahwa cara menyimpan buku tidak akan berpotensi merusak buku. “Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu posisi buku, meletakkan buku dengan posisi berdiri lebih baik daripada menyimpan buku dengan cara menumpuk,” jelasnya.

TIARA Kusumaningtiyas, S.Hum., M.Hum selaku dosen D3 Perpustakaan UNAIR. (Foto : Dok. Pribadi)
TIARA Kusumaningtiyas, S.Hum., M.Hum selaku dosen D3 Perpustakaan UNAIR. (Foto : Dok. Pribadi)

Posisi buku berdiri, lanjut dia, dapat memberikan sirkulasi udara yang lebih baik untuk lembaran kertas dan cenderung memperlambat jamur. Selain itu, sebaiknya buku disimpan di ruangan yang tidak terkena sinar matahari secara langsung karena dapat menyebabkan kandungan kimia dalam kertas bereaksi dan membuat lembar kertas mudah menguning. “Sebaiknya diletakkan di ruangan dengan cahaya yang cukup dan sirkulasi yang baik,” saran dia.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah menyampul buku. Jika disampul, buku akan lebih rapi dan cover buku terlindungi sehingga mencegah rusaknya jilid buku karena pemakaian. Selain itu, lanjutnya, adalah cara memperlakukan buku.

“Banyak orang yang tanpa sadar merusak buku dengan melipat bagian-bagian tertentu di dalam buku. Sebaiknya menggunakan pembatas buku untuk menandai lembar buku,” jelas Tiara.

Mencoret lembaran buku dengan tinta juga dapat merusak buku. Perlu diketahui bahwa tinta terbuat dari bahan kimia yang dapat merusak lembar-lembar kertas dalam buku.

Pada akhir, Tiara menghimbau agar tidak menarik buku dari rak buku dengan paksa. Karena hal itu akan merusak jilidan buku. “Sebaiknya memisahkan buku yang ingin diambil dari buku di sebelahnya dahulu, baru mengambil buku yang diinginkan,” tandasnya mentup wawancara. (*)

Penulis: Erika Eight Novanty

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu