Hidupkan Jiwa Kemanusiaan Melalui Seni dan Sastra, HMD Sasindo Gelar Lomba Musikalisasi Puisi se-SMA Jatim

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PENAMPILAN salah satu peserta dalam Lomba Musikalisasi Puisi Pestra 2019, pada Senin (04/11/2019) di Aula Siti Parwati FIB UNAIR. (Foto : Nikmatus Sholikhah)

UNAIR NEWS- Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Bahasa dan Sastra Indonesia (Sasindo) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan lomba musikalisasi puisi (Muspus) tingkat SMA/MA/SMK se-Jawa Timur pada Senin (04/11/2019). Salah satu lomba dalam rangkaian Pekan Bahasa dan Sastra (Pestra) itu bertujuan sebagai wadah dalam berkreasi dan untuk meregenerasi bakat anak-anak SMA di bidang seni dan sastra.

“Selain itu acara ini juga ditujukan sebagai proses pengembangan Muspus terkini untuk mengetahui bagaimana perkembangan Muspus dari tahun ke tahun,” tambah Iqlima Maulal Widad sebagai Ketua Pelaksana acara itu.

Perlombaan yang diselenggarakan di Aula Siti Parwati FIB UNAIR itu mengangkat tema ‘Harmoni Cipta dan Harapan’. Olla, sapaan akrabnya menuturkan bahwa pemilihan tema itu ditujukan agar seni dan sastra dapat menjadi suatu karya yang mampu menghidupkan jiwa-jiwa kemanusiaan.

Kegiatan itu diikuti oleh 7 tim dari berbagai sekolah tingkat SLTA di Jatim, di antaranya yaitu SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo, SMA Katolik Untung Suropati Krian, SMAN 3 Mojokerto, MAN 7 Jombang, SMA Trensains Tebuireng 2, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, dan SMA 2 Mojokerto. Masing-masing peserta meyuguhkan dua karya puisi dengan berbagai instrumen alat musik yang kreatif. Beberapa alat musik yang dimainkan dalam perlombaan itu adalah gitar, kajoon, drum, gamelan, dan saron.

“Bahkan ada juga yang membuat instrument musik sendiri dari bambu yang berisikan biji-bijian dan menghasilkan suara gemercik air. Semua itu disajikan secara harmonis,” terang Olla.

Terdapat lima kriteria penilaian dalam perlombaan yang diadakan setiap tahun itu. Kelima kriteria itu adalah vocal, penafsiran, penghayatan, penampilan, dan musik. Dari penilaian tersebut diketahui bahwa juara pertama diraih oleh SMAN 3 Mojokerto, juara kedua SMAN 2 Mojokerto, dan juara 3 adalah SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Lanjutnya, setelah diadakannya kegiatan itu Olla berharap semoga kedepanya lebih banyak lagi pegiat bahasa dan sastra yang aktif berkarya dan berproses. “Bukan hanya itu, semoga sastra juga mampu menjadi cahaya dalam sisa-sisa dunia yang kelam untuk kedepanya,” tuturnya.

Sebagai penutup, Olla juga menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Pestra itu tidak hanya Lomba Muspus. Namun masih banyak kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan, di antaranya yaitu lomba cipta puisi, cerpen, esai, baca puisi, dan olympiade SMA. Penyerahan piala keseluruhan lomba tersebut akan diadakan ketika malam puncak Pestra pada 16 November nanti.

Penulis : Nikmatus Sholikhah

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu