Juarai ASPDC 2019, Charisma Bagikan Tips Sukses Hadapi Kompetisi Debat

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PAMUS Sukma Yudana, Charisma Omega Nafu, dan Lalu Ary Kurniawan yang meraih juara 1 dan best speaker dalam ASPDC 2019. (Foto: dokumen pribadi)
PAMUS Sukma Yudana, Charisma Omega Nafu, dan Lalu Ary Kurniawan yang meraih juara 1 dan best speaker dalam ASPDC 2019. (Foto: dokumen pribadi)

UNAIR NEWS – Unit Kegiaan Mahasiswa (UKM) Airlangga Debating Society (ADS) Universitas Airlangga (UNAIR) menambah deretan prestasi mahasiwa UNAIR melalui ASPDC (Airlangga Social and Political Debate Competition) 2019. Kompetisi debat tingkat nasional itu digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR pada 24-27 Oktober. Tim UNAIR, yakni Charisma Omega Nafu, mahasiswa Ilmu Politik 2017; Pamus Sukma Yudana, mahasiswa Ilmu Hukum 2018; dan Lalu Ary Kurniawan, mahasiswa Ilmu Politik 2017, berhasil meraih juara I sekaligus best speaker dalam kompetisi tersebut.

Dalam kompetisi debat bertema “Paradigma dan Problematika Masyarakat Madani di Era Revolusi Industri 4.0” itu, Charisma menyebut timnya tidak mengalami kesulitan berarti. “Tidak ada kendala yang cukup berarti, sih. Karena, kita selalu komitmen latihan secara rutin,” tuturnya.

Selain rutin berlatih, lanjutnya, ada beberapa hal yang perlu disiapkan untuk menghadapi kompetisi debat. Pertama, rajin membaca fenomena terkini. “Pertama sih, rajin-rajin membaca fenomena yang ada. Jadi, pahami situasi atau fenomena terkini yang sedang berlangsung apa, itu kita kaji lebih mendalam nanti,” ujarnya.

Perbanyak wawasan juga menjadi hal penting sebelum mengikuti kompetisi debat. “Terus perbanyak wawasan dengan banyak baca buku, baca jurnal, dan sebagainya untuk menambah argumentasi kita saat lomba,” imbuh Charisma.

Berikutnya, mengkaji tema lomba yang akan diperdebatkan. “Kita lakukan riset kecil-kecilan untuk mengkaji tema. Misalnya, kalau kita dari pihak pemerintah bagaimana, pihak oposisi juga bagaimana. Jadi, lebih kepada membedah tema itu berdasar argumentasi-argumentasi yang sekiranya mampu untuk mengalahkan argumentasi lawan,” terang mahasiswa FISIP itu.

Kompetisi debat, menurutnya mampu menambah daya kritis dan analitis dalam melihat isu yang sedang terjadi. Ia sendiri telah beberapa kali menjuarai kompetisi debat dan ingin terus mengeksplore kemampuannya.

Ia juga menyampaikan kepada mahasiswa yang memiliki kertertarikan dengan debat untuk tidak ragu bergabung dengan komunitas yang sesuai. “Untuk mahasiswa-mahasiswa yang mungkin tertarik dengan debat, gabunglah pada komunitas debat karena di situ akan dilatih dan diasah kemampuan berpikir kita, daya kritis kita, dan bagaimana menyampaikan argumentasi yang baik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Lailatul Fitriani

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu